Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

Cegah Kebakaran Hutan dengan Aksi Simpatik

MONITOR, Maros – Berbagai tindakan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) secara intensif dilakukan oleh KLHK, bersama pihak terkait melalui sosialisasi dan pembinaan kepada masyarakat. Seperti aksi simpatik yang dilaksanakan di wilayah terminal, pasar dan area wisata alam Taman Nasional (TN) Bantimurung Bulusaraung di Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, (23/11) ini.

Direktur Pengendalian Kebakaran Hutan dan Lahan (PKHL) KLHK, Raffles B. Panjaitan menegaskan bahwa, kesadaran yang paling utama dan dibutuhkan dari masyarakat adalah kesadaran untuk tidak melakukan pembakaran hutan secara sembarangan ataupun secara sengaja.

“Masyarakat juga dapat membantu petugas dalam melakukan pengawasan dan patroli di kawasan hutan serta melakukan pengaduan kepada petugas apabila menemukan oknum yang melakukan pembakaran hutan”, katanya dalam siaran pers.

Aksi yang digelar oleh Direktorat PKHL bersama Balai TN Bantimurung Bulusaraung di wilayah penyangga kawasan TN ini, dilakukan dalam bentuk penyampaian pesan verbal dan tulisan kepada masyarakat, seperti pemasangan stiker dan poster himbauan di kendaraan umum.

Selain di areal sekitar kawasan TN, aksi serupa juga dilakukan di areal pertokoan Kabupaten Maros, Provinsi Sulawesi Selatan, dalam bentuk pameran. Dalam kegiatan ini, masyarakat diberi kesempatan untuk menyampaikan harapan dan saran terkait karhutla. Pameran bertambah semarak dengan penampilan maskot dalkarhutla – Sipongi, dan beragam doorprize.

Sementara, sampai tanggal 23 November 2017 malam, pantauan hotspot satelit NOAA maupun TERRA AQUA (NASA) ) confidence level ?80% tidak menunjukkan adanya hotspot di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan demikian, berdasarkan satelit NOAA untuk periode 1 Januari – 23 November 2017, terdapat 2.550 hotspot di seluruh Indonesia. Sedangkan periode yang sama di tahun 2016, tercatat 3.782 hotspot, terdapat penurunan 1.232 hotspot (32,57%).

Penurunan sejumlah 1.437 titik (38,01%) juga ditunjukkan oleh satelit TERRA-AQUA (NASA) confidence level ?80%, yang mencatat 2.343 hotspot di tahun ini, sebelumnya di tahun 2016 tercatat 3.780 hotspot.

Recent Posts

Mitigasi El Nino, Kementan Masifkan Pendampingan Swasembada Pangan Berkelanjutan di Sukabumi

MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…

14 jam yang lalu

Selvi Gibran Tinjau Coaching Clinic LPDB di Pontianak, Perkuat Akses Pembiayaan Koperasi dan UMKM

MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…

17 jam yang lalu

Guru Besar IPB Ungkap Ketimpangan Industri Perunggasan, Peternak Rakyat Disebut Paling Rentan Bangkrut

MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…

18 jam yang lalu

Zayed Foundation Serahkan Bantuan Sekitar USD 190.000 untuk 162 Jemaah Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…

23 jam yang lalu

Wamenaker Fasilitasi Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial di Multistrada

MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…

23 jam yang lalu

Harga Telur Anjlok, Kementan Minta Segera Naik ke Rp26.500 per Kg, BGN Wajibkan Dapur MBG Serap Telur Peternak

MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…

1 hari yang lalu