Categories: NASIONALPOLITIK

Pengamat Politik: Munaslub Pengaruhi Elektabilitas Golkar

MONITOR, Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Paramadina, Hendro Satrio memprediksi elektabilitas Partai Golkar bisa tergerus jika persoalan hukum Setya Novanto tidak segera diselesaikan.

Menurutnya, jajaran elit pengurus Partai Golkar harus segera menentukan sikapnya guna menggelar Munaslub untuk menggantikan ketua umumnya yang telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi dan ditahan oleh KPK.

"Hari ini katanya DPP Partai Golkar akan mengadakan rapat Pleno guna menentukan sikap terkait kasus Ketua Umumnya. Dan memang harus segera disikapi dan segera menyelenggarakan Munaslub guna menggantikan Setya Novanto jika elektabilitasnya tidak ingin turun," ungkapnya di Jakarta (21/11).

Namun begitu, lanjut Satrio, kasus hukum Setya Novanto dalam prediksinya ditidak akan begitu besar berpengaruh menurunkan elektabilitas partai. Karena, Golkar merupakan partai besar yang cukup solid dan berpengalaman dalam mengelola persoalan konflik internalnya. 

Hal itu, dibuktikan mulai dari kasus yang pernah menimpa Akbar Tanjung, dimana perolehan suara Partai Golkar masih bisa bertahan di kisaran 15-16% pada Pemilu saat itu hingga sekarang ini.

Selain berbicara persoalan elektabilitas partai Golkar dalam menyikapi kasus Setya Novanto, Satrio juga menyoroti kurangnya publik bergerak untuk mengkritisi para anggota DPR yang cenderung diam dalam menyikapi persoalan hukum Setya Novanto ini.

"Seharunya publik juga ikut mengkritisi DPR yang cenderung diam menyikapi kasus SN ini. Diamnya anggota DPR ini kemungkinan ada dua hal. Pertama, takut terhadap kekuatan SN. Dua, mungkin SN sudah banyak memberikan kesenangan pada mereka," tutupnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

3 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

4 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

16 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

19 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

20 jam yang lalu