Categories: HUMANIORASENI BUDAYA

Diam-diam Romo Magnis Kagumi Perangai Umat Islam

MONITOR, Jakarta – Rohaniawan Katolik Franz Magnis Suseno mengaku kagum dengan sikap kenegarawanan umat Islam pada saat merumuskan Pancasila sebagai dasar negara. Hal itu, diungkapkannya saat ditemui redaksi Monitor baru-baru ini.

Romo Magnis, demikian panggilan akrabnya, menyatakan para wakil Islam saat itu bersedia menarik kembali aturan syariat pada butir sila pertama yang termuat dalam pancasila. 

"Saya kagum para wakil Islam di dalam pertemuan PPKI, mereka itu bersedia untuk menarik kembali dari pancasila tujuh kata mengenai kewajiban umat Islam menjalankan syariat," ujar Romo Magnis di ruang kerjanya di Sekola Pasca Sarjana Sekola Tinggi Filsafat Driyarkara Jakarta.

Lebih jauh Peraih penghargaan Kanisius Award ini menyatakan, umat Islam saat itu menginginkan adanya persamaan. Sehingga, dalam butiran Pancasila tidak ada satupun agama yang mendapat sebutan khusus meskipun telah diakui sebagai agama mayoritas.

"Kalau kita membaca UUD 1945, kita tidak akan tahu bangsa kita ini agama mayoritasnya apa? Mengherankan sekali, agama mayoritas bersedia tidak menuntut kedudukan khusus di dalam strkturktur konstitusional Indonesia," ujar Romo Magnis menggelengkan kepalanya seraya berdecak kagum. 

Ia lantas menekankan, bahwa Pancasila sebagai dasar negara harus dijunjung tinggi dan diamalkan. Menurutnya penting, sebab hidup masyarakat Indonesia akan jauh bermanfaat dan sejahtera melalui pilar-pilar Pancasila. 

"Saya melihat sebagai dasar atau tendon persatuan bangsa Indonesia. Karena itu Pancasila begitu penting, kebersamaan itu penting, dengan Pancasila hidup kita akan cukup tercerahkan," tukasnya.

Recent Posts

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

6 jam yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

6 jam yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

6 jam yang lalu

Rokhmin Dahuri: Swasembada Pangan Harus Menyejahterakan Petani

MONITOR, Jakarta - Capaian swasembada pangan tidak cukup diukur dari peningkatan produksi dan ketersediaan pangan…

19 jam yang lalu

Blue Economy; Basis Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Emeritus Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Lautan IPB University sekaligus…

21 jam yang lalu

Wacana Ambang Batas 5 Persen, Partai Gelora Minta Kader Fokus Syarat Verifikasi Parpol

MONITOR, Jakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia meminta seluruh pengurus…

23 jam yang lalu