Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Nasionalisme, Kunci Utama Mengikis Paham Radikalisme

MONITOR, Pariaman – Radikalisme terbentuk karena terbawa diri seseorang bukan akibat pengaruh lingkungan. Itulah pesan yang dikatakan Menpora Imam Nahrawi saat memberi orasi ilmiah di acara Seminar Nasional dengan tema Meningkatkan Nasionalisme Terhadap Pengaruh Paham Radikalisme di Convention  Center Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Sumbar Pariaman, By Pass, Kota Pariaman, Jumat (17/11).

Menurutnya, nasionalisme yang seseorang tidak akan pernah goyah dengan kebhinnekaan dan NKRI yang dimiliki. "Tapi kalau kita tidak menyalurkan virus positif itu kepada yang lain bisa jadi karena arus informasi dan teknologi yang begitu cepat  berkembang ini maka itulah yang akan memengaruhi dan memudarkan rasa nasionalisme dan patriotisme kita terhadap bangsa ini. Tapi saya yakin mahasiswa adalah Candradimuka di tangan kalianlah perubahan ini akan semakin baik dan tangan kalian jugalah masa depan Indonesia ini dipertaruhkan," ucapnya. 

Menpora melanjutkan, rasa nasionalisme merupakan rasa cinta dan rasa memiliki bangsa sendiri. Rasa ini timbul apabila individu benar-benar menghayati pentingnya perannya sebagai pondasi bangsa. Pondasi yang kuat menopang guncangan yang terjadi akibat pengaruh-pengaruh yang ditimbulkan orang-orang tidak bertanggungjawab dan berpikiran sempit yang ingin merusak persatuan dan keharmonisan bangsa Indonesia, apalagi ingin memisahkan diri dari Indonesia. 

"Jadi, mari kita tumbuhkan kembali rasa nasionalisme kebangsaan yaitu rasa memiliki bangsa ini agar bersama-sama dapat mencapai kehidupan bangsa yang utuh dan sejahtera dengan semangat Persatuan dan gotong royong melawan semua rongrongan terhadap bangsa dan rakyat Indonesia," ajak Menpora 

Mengakhiri orasinya, Menpora meminta kepada mahasiswa STIE Sumbar, Pariaman untuk selalu optimis. "Kita  tidak boleh pesimis tapi kita harus optimis. Rasa optimis itu harus kita bangun, termasuk pada generasi melenial sekarang ini. Bahwa ada perilaku-perilaku negatif yang diperlihatkan oleh anak-anak muda kita itulah yang harus kita sadari. Intinya, memulai sesuatu harus di mulai dari diri kita sendiri. Kita ingin merubah keadaan maka rubahlah diri kita, baik cara berpikir kita maupun perilaku," tutupnya.

Diketahui, dalam kegiatan ini hadir Wakil wali Kota Pariaman Genius Umar, Pimpinan STIE Sumbar Pariaman Nurtati. Ketua DPRD Kira Pariaman Mardizal Mahyudin, unsur Forkompinda.

Recent Posts

Kemenag Terbitkan 40 Buku Digital Pendidikan Agama Islam di Sekolah, Sila Unduh di Smart PAI

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menerbitkan 39 buku teks utama PAI dan Budi Pekerti untuk jenjang…

1 jam yang lalu

Menaker: ASN Kemnaker Harus Hadirkan Dampak Nyata bagi Masyarakat

MONITOR, Kendari – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli mengajak seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan…

4 jam yang lalu

Ojol Jadi Pilihan Seorang Ayah Tunggal Cari Nafkah Sambil Asuh Anak

MONITOR, Kolaka – Menjalani peran sebagai orang tua tunggal bukan perkara mudah. Hal itu dirasakan Tri…

18 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Ekosistem K3 untuk Tingkatkan Pelindungan Pekerja

MONITOR, Makassar — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat ekosistem Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) nasional sebagai…

19 jam yang lalu

Warga Boleh Bela Diri dari Begal, DPR: Tetap Prioritaskan Keselamatan dan Hindari Main Hakim Sendiri

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menyoroti pernyataan Polda Jawa Barat…

20 jam yang lalu

Deposit Judol Nominal Kecil Bisa Sasar Anak-anak, Legislator Minta Putus Aliran Dana Pelaku Judi Online

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi I DPR, Junico Siahaan menyoroti perubahan pola transaksi dalam aktivitas…

22 jam yang lalu