MONITOR, Jakarta – Mantan Menteri Sekretaris Negara, Djohan EFfendy, dikabarkan meninggal dunia di Australia malam ini. Menurut Hairrusalim, Aktivis Gusdurian pada grup diskusi Whatsapp, Djohan Effendy meninggal pukul 10 PM di Nursing Home McKeller Centre Geelong Australia.
Ia merupakan menteri di Kabinet Persatuan Nasional pada era Presiden ke-4 KH Abdurrahman.
Djohan Effendi lahir di Hulu Sungai Selatan, 1 Oktober 1939. Sebelum menjadi menteri, ia bekerja menjadi staf khusus dan penulis pidato presiden Soeharto.
Bersama Gus Dur dan Cak Nur (Nurkholis Madjid), Djohan terkenal sebagai Pemikir Islam Inklusif, aktivis demokrasi dan pembela hak-hak kaum minoritas.
Rencananya, jenazah Djohan akan dimakamkan di Geelong Australia, menunggu kedatangan putrinya yang akan tiba malam ini dari Indonesia.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…