Categories: EKONOMI

Pertamina Edukasi Ketahanan Energi untuk Mahasiswa Tangerang

MONITOR, Jakarta – Dalam upaya mengedukasi penerus bangsa, kali ini Pertamina menyasar mahasiswa Tangerang untuk berdialog tentang ketahanan energi di Indonesia. Bertempat di STIE – STMIK Insan Pembangunan, Manajer Institutional Relation Pertamina Jekson Simanjuntak, Wakil Ketua Komisi VI DPR Inas Nasrullah Zubir, dan pengamat ekonomi Kholid Syahrezi menjadi pembicara dalam acara tersebut.

Sekitar 200 mahasiswa ikut berpartisipasi. Bahkan, para mahasiswa yang hadir nampak diselimuti rasa penasaran antara lain tentang ketahanan migas di Indonesia dan perkembangan energi baru terbarukan di Indonesia.

Manajer Institutional Relation Pertamina Jekson Simanjuntak menuturkan, Pertamina terus bertransformasi menjadi lebih baik, sehingga pada saat ini tetap menjadi BUMN nomor wahid di Indonesia. 

"Kami bertransformasi untuk menjadi lebih baik. Dahulu hanya perusahaan migas, saat ini Pertamina menjadi perusahaan energi. Selain itu, Pertamina mulai ekspansi ke belahan dunia lainnya, seperti Eropa dan Timur Tengah untuk memperoleh migas demi ketahanan energi di Indonesia," ujar Jekson Simanjuntak.

Wakil Ketua Komisi VI DPR Inas Nasrullah Zubir pun mendukung pernyataan Jekson. Menurutnya, Pertamina sebagai BUMN sudah menjalankan perannya dalam mewujudkan visinya sebagai perusahaan energi nasional kelas dunia. "Pertamina sekarang lebih visioner, terbuka, dan berbuat secara nyata. Perubahan tersebut pun harus diinformasikan kepada masyarakat. Untuk itu, Pertamina harus bisa mengedukasi masyarakat. Termasuk dalam hal ketahanan energi," ujarnya.

Setali tiga uang, pengamat ekonomi Kholid Syahrezi juga menyatakan hal yang sama. Bahkan ia menekankan bahwa Pertamina harus lebih terbuka menyampaikan informasi ketahanan energi migas saat ini. Tujuannya agar masyarakat turut bijak dalam memanfaatkannya sehari-hari.

 "Setidaknya mahasiswa yang hadir sekarang menjadi tahu bagaimana sulitnya memproleh cadangan migas sehingga menjadi lebih bijak menggunakananya, tidak boros, atau setidaknya beralih menggunakan bahan bakar minimal ke RON 90 atau RON 92," ujarnya.

Dialog serupa rencananya akan diselenggarakan di beberapa kampus lainnya, karena mahasiswa merupakan salah satu stakeholder dalam menunjang kegiatan Pertamina untuk masyarakat. 

"Masih ada beberapa kampus yang akan kami sambangi. Karena bagi kami,  mahasiswa merupakan salah satu stakeholder  penting," pungkas Jekson.

Recent Posts

Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Pelindungan Pekerja Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…

2 hari yang lalu

Kemenag Salurkan 1.000 School Kit dan 16 Ruang Belajar Sementara untuk Madrasah di NTT

MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…

2 hari yang lalu

Universitas Islam Depok dan Hartford International University USA Jalin Kemitraan Perkuat Dialog Antarumat dan Akademik

MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…

3 hari yang lalu

Jasa Marga Salurkan Bantuan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…

4 hari yang lalu

Kemenhaj Mediasi Pengaduan Penundaan Keberangkatan dan Pengembalian Dana Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…

4 hari yang lalu

Bursa Wirausaha Unggulan Buka Akses UMKM Naik Kelas

MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…

4 hari yang lalu