MONITOR, Jakarta – Upaya penjemputan paksa tersangka kasus korupsi pengadaan KTP-e, Setya Novanto pada Rabu (15/11) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak berbuah hasil. Diduga, Ketua Umum Partai Golkar itu telah pergi meninggalkan rumahnya beberapa saat sebelum tim penyidik KPK datang menjemputnya.
Kejadian tersebut sontak menyita perhatian publik. Bahkan, sejumlah kalangan masyarakat membuat sayembara untuk memberikan informasi valid keberadaan Novanto sekarang.
Terkait fenomena ini, Politikus Golkar Dave Laksono menghimbau publik untuk bersabar menunggu perkembangan soal peristiwa 'menghilangnya' Novanto ini.
Putra Politikus senior Golkar, Agung Laksono itu menuturkan, setidaknya masyarakat bersabar menunggu perkembangan dua sampai tiga hari kedepan. "Kita tunggu dulu perkembangan 2-3 hari kedepan," ujarnya saat dihubungi Monitor, Kamis (16/11).
Ketika ditanya kenapa harus dua sampai tiga hari, Dave menyatakan "Ya liat saja dulu," jawabnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus memperkuat kompetensi dan pelindungan pekerja sebagai respons terhadap…
MONITOR, NTT - Kementerian Agama menyalurkan bantuan berupa 1.000 school kit dan 16 Temporary Learning Space…
MONITOR, Jakarta - Dalam upaya memperkuat kerja sama akademik internasional dan pemahaman lintas budaya, Universitas…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyalurkan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa bumi…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI memfasilitasi mediasi antara mitra pemasaran selaku…
MONITOR, Medan — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (Kementerian UMKM) memperkuat ekosistem kewirausahaan melalui…