Categories: HUKUMNASIONAL

Pengamat Hukum: Langkah KPK Berani dan Berisiko

MONITOR, Jakarta – Pengamat hukum Suparji Ahmad menilai, keputusan KPK yang kembali menetapkan Ketua DPR RI Setya Novanto sebagai tersangka adalah langkah yang berani dan berisiko. Ia mengatakan KPK harus segera melimpahkan berkas perkara Setnov ke pengadilan.

"Meski ada putusan praperadilan, tidak menutup KPK untuk mengeluarkan sprindik baru dan menetapkan tersangka lagi. Putusan MK nomor perkara 42/PUU-XV/2017 menjadi dasar dimungkinkan adanya sprindik baru pasca putusan praperadilan dengan bukti lama yang diperbaiki," ujar Suparji kepada awak media, Minggu (12/11).

Lebih lanjut ia menjelaskan, KPK kemungkinan telah menemukan bukti-bukti yang lebih kuat dan telah memperbaiki kelemahan atau kesalahan pada penetapan tersangka yang dilakukan sebelumnya. Namun di sisi lain, jika Setya Novanto kembali mengajukan praperadilan dan menang, hal tersebut berisiko bagi KPK.

"Hal tersebut akan mempertaruhkan kredibilitas dan profesionalitas KPK dalam menangani perkara," katanya.

Oleh karena itu penting bagi KPK untuk melimpahkan ke pengadilan sesegera mungkin jika KPK sudah sudah melakukan pemeriksaan terhadap Ketua Umum Partai Golkar tersebut sebagai tersangka.

"Karena jika sudah dilimpahkan ke PN, meski ada pra peradilan, maka praperadilamnya otomatis berhenti dan proses hukum berlanjut pada pemeriksaan materiilnya," jelasnya.

Suparji menambahkan, KPK memiliki kewenangan untuk melakukan pemanggilan paksa jika sudah dilakukan pemanggilan tiga kali tersangka tidak hadir dengan alasan yang tidak jelas.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

8 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

19 jam yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

19 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

1 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

1 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

1 hari yang lalu