Categories: EKONOMIENERGI

Pemerintah dan Pertamina Jamin Pasokan LPG 3 Kilogram Bagi Nelayan di Lombok Aman

MONITOR, Lombok Timur – Pemerintah dan PT Pertamina (Persero) menjamin ketersediaan pasokan Liquified Petroleum Gas (LPG) bagi nelayan yang telah menerima paket Perdana Konverter Kit.

Hal ini diungkapkan Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ego Syahrial, mengingat salah satu penentu keberhasilan program konversi BBM ke LPG adalah jaminan pasokan LPG 3 Kilo gram (kg) bagi nelayan.

"Kunci keberhasilan program konversi adalah harus tersedianya LPG, jangan sampai nanti kita sudah bangun, tanpa menyiapkan infrastrukturnya, harga di masyarakat mahal," ujar Direktur Minyak dan Gas bumi KESDM Ego Syahrial usai menyerahkan paket perdana Konverter Kit bagi nelayan di Labuhan Haji, Lombok Timur, Senin (6/11).

Oleh karena itu, jelas Ego, Pemerintah dan Komisi VII DPR telah melakukan pembahasan pada Rapat Kerja Komisi, dan sepakat untuk meminta badan usaha dalam hal ini Pertamina untuk membangun depo LPG di wilayah Nusa Tenggara. "Jadi tahun depan (2018) akan dibangun (depo) oleh Pertamina, kita harapkan sesegera mungkin," jelasnya.

Di samping itu, PT Pertamina juga memastikan keamanan stok epiji di Kabupaten Lombok Timur dengan melakukan optimalisasi depo LPG yang ada di Pulau Lombok, yaitu di Kota Mataram, Kabupaten Lombok Barat dan Kabupaten Lombok Tengah. Walapun Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) berada di luar wilayah Lombok Timur, Pertamina optimis mampu menjamin ketersediaan elpiji di wilayah tersebut.

"Untuk meng-cover kebutuhan elpiji di Lombok Timur sudah cukup sekali hitungannya, Karena kan jarak cukup dekat, jadi tidak masalah" ujar Operation Area Manager PT Pertamina Domestik Gas Jatim dan Balinus, Totok Sugiharto.

Selain menjamin ketersediaan LPG untuk nelayan, Ego juga menegaskan bahwa tugas Pemerintah bersama Pertamina adalah memastikan penggunaan LPG 3 kg betul-betul tepat sasaran, mengingat LPG 3 kg disubsidi oleh Pemerintah.

"Ini yang jadi tugas kami (Pemerintah) dengan Pertamina untuk memastikan, agar LPG 3 kg yang betul-betul memakai itu rakyat miskin dan rentan miskin. Nelayan kecil ini salah satunya," pungkas Ego

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

18 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu