MONITOR Israel – Seniman jalanan Australia Lushsux melukis mural di dinding pemisah di Betlehem, Israel, yang menggambarkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump masuk untuk berciuman – dan dipulas dengan cat merah muda dalam waktu 24 jam.
Lushux mengatakan, ”tembok itu adalah suatu pesan tersendiri. Saya tidak perlu menulis 'Free Palestine' atau semacamnya, sesuatu yang benar-benar langsung … orang akan mengabaikannya. " ungkapnya dilansir dari Sputnik News, Selasa (7/11).
Lushux menambahkan, ”Saya hanya melukis apa yang biasanya saya cat dan mungkin orang akan mulai melihat latar belakang dan melihat kawat silet dan melihat orang-orang terjebak di sini, dan mungkin itu akan berhasil dengan lebih baik."
Lushsux yang juga memposting gambar tersebut melalui media sosial twitternya itu kemudian men-tweet gambar seni lukisnya. "Karya seni modern Israel yang baru, bagaimana menurutmu?" dia menyindir.
Pada Senin (30/11) lalu, seniman grafiti tersebut mengirimkan sebuah jajak pendapat untuk mana petualangan lukisan dinding berikutnya harus membawanya: dinding perbatasan Meksiko, Irlandia Utara, Tembok Besar China atau Lainnya. Sekitar 52 persen memilih orang Aussie harus menuju ke dinding perbatasan Meksiko berikutnya.
MONITOR, Natuna - Sektor perikanan Natuna terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 11.735 ekor ikan…
MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri urusan haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan radikal…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…
MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…
MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…