MONITOR, Bogor – Pemerintah Kota Bogor, Jawa Barat, memiliki inovasi program untuk menekan angka kematian ibu dan bayi. Dalam jeda sehari, Senin (6/11) kemarin, Wali Kota Bogor Bima Arya resmi meluncurkan sebuah layanan unik berbasis pesan singkat bernama "SMS Bunda".
Bima menyatakan, layanan ini berfungsi untuk memberikan informasi kesehatan bagi ibu hamil. Yang paling utama, kata Bima, yakni program ini bertujuan mencegah kematian para ibu dan bayi yang dikandungnya.
"Indeks pembangunan manusia ada tiga, salah satunya menekan angka kematian ibu dan bayi. Jika sukses melakukan ini, begitu juga dengan pembangunan," ujar Bima kepada wartawan.
Terkait layanan SMS Bunda, Bima menjelaskan layanan ini akan membagikan wawasan dan pengalaman sebagai orang tua dari dua anak, belajar banyak selama proses kehamilan istrinya, hal apa saja yang diperlukan selama perkembangan kehamilan.
"Ibu hamil juga jangan sampai terlalu tua, dan jangan pula terlalu muda, atau terlalu dekat jarak kehamilannya," katanya.
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…