Categories: BISNISEKONOMI

Harapan Kemendag Pasca Pelaksanaan TEI 2017

MONITOR, Jakarta – Di sela pameran, sebanyak 100 buyers dari 26 negara juga mengikuti business matching dengan perusahaan Indonesia. Produk yang banyak diminati yaitu makanan dan minuman, ban, seafood, furniture and furnishing, dan rempah-rempah.Negara dengan nilai transaksi business matching terbesar yaitu Kroasia, Arab Saudi, Jepang, India, dan Rusia. Telah terjadi 196 pertemuan atau rata-rata 50 eksportir per hari yang menghasilkan transaksi prospektif dengan total nilai USD 91,02 juta.

“Pemerintah akan terus mendorong peningkatan kerja sama dagang dengan negara-negara mitra utama dan prospektif, khususnya produk berdaya saing dan berkualitas tinggi,” tandas Arlinda, Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN).

Seperti tahun-tahun sebelumnya, di TEI 2017 juga diselenggarakan Trade, Tourism and Investment (TTI) Forum yang mengetengahkan tema “TTI: A Breakthrough to Improve Indonesia’s Profile in the World”. Ada pula diskusi kawasan yang tahun ini dibagi berdasarkan wilayah, yaitu strategi untuk masuk ke pasar Asia, Eropa, Kanada, Afrika, dan Timur Tengah. Pesertanya mencapai 500 orang dari kalangan dunia usaha, buyer, eksportir, investor, akademisi dan organisasi, serta asosiasi, yang berdialog mengenai strategi peningkatan perdagangan, pariwisata, dan investasi Indonesia bersama para narasumber.

Selain itu, diadakan pula business counseling yang menghadirkan para Atase Perdagangan, Kepala Indonesian Trade Promotion Center (ITPC), serta Kepala Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) sebagai konsultan.

Rangkaian acara TTI Forum diwarnai dengan kegiatan baru, yaitu Export Startup Competition. Kegiatan ini diselenggarakan atas kerja sama Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kemendag dengan KADIN Indonesia dan National Startup Centre. Export Startup Competition merupakan kegiatan
kompetisi dan edukasi terpadu untuk menghasilkan berbagai startup ekspor yang kreatif, inovatif, dan berdaya saing dengan mengoptimalkan ilmu pengetahuan dan teknologi.

TEI 2018 akan diselenggarakan pada 24-28 Oktober 2018 di Indonesia Convention Exhibition Bumi Serpong Damai (ICE BSD), Tangerang, Banten. “Kami berharap TEI yang diadakan setiap tahun dapat menstimulasi para buyers untuk menjadikan Indonesia sebagai bagian dari rantai pasok global mereka,” pungkas Arlinda.

Recent Posts

Ekspor Ikan Natuna Tembus 1,2 Miliar Rupiah, Karantina Kepri: Semua Dalam Keadaan Sehat

MONITOR, Natuna - Sektor perikanan Natuna terus menorehkan prestasi yang membanggakan. Sebanyak 11.735 ekor ikan…

11 jam yang lalu

Dahnil Anzar Tegaskan Komitmennya untuk Perbaikan Radikal Tata Kelola Haji Indonesia

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri urusan haji, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan komitmennya untuk melakukan perbaikan radikal…

14 jam yang lalu

Jasa Marga Ajak Pengguna Jalan Gunakan Aplikasi Travoy sebagai Asisten Digital Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk mengajak pengguna jalan tol untuk mengoptimalkan Aplikasi Travoy…

14 jam yang lalu

Jemaah Haji Indonesia Diimbau Lakukan Pembayaran Dam melalui Jalur Resmi Saudi

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…

2 hari yang lalu

Kemnaker Siapkan Pelatihan Berbasis AI bagi 3.100 Pemuda di Padang

MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…

2 hari yang lalu

Kementan Dukung BUMN Bangun Farm GPS Broiler di Malang, Industri Perunggasan Nasional Makin Kuat

MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…

3 hari yang lalu