MONITOR, Mojokerto – Ketua Umum PP Muslimat NU Khofifah Indar Parawansa kini tak sungkan lagi berbicara mengenai keinginannya maju di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018 mendatang. Di hadapan ratusan Muslimat NU, perempuan yang menjabat Menteri Sosial ini resmi mengumumkan pencalonannya.
Dalam Pembukaan Muskerwil Persatuan Guru NU (Pergunu) Jatim dan Istighosah Kubro itu, Khofifah menyatakan dirinya siap untuk maju dan bertarung merebut kursi nomor satu di Jawa Timur.
"Sebetulnya secara resmi dan terbuka baru hari ini saya menyampaikan kepada bagian dari komunitas yang sering saya bersapa, yaitu Muslimat. Maka saya sampaikan Insya Allah saya akan maju di Pilgub Jatim 2018," kata Khofifah kepada wartawan, di Masjid Ponpes Amanatul Ummah, Pacet, Mojokerto, Sabtu (04/11)
Ia menjelaskan, pengumuman ini disampaikan supaya para Muslimat NU tak lagi penasaran mengenai kabar pencalonannya selama ini yang gencar disiarkan di media massa.
Khofifah pun berharap, pesan tersebut mampu diteruskan ke kalangan luas supaya ia mendapatkan dukungan serta doa dari para Muslimat dan keluarganya.
"Saya rasa kekuatan luar biasa itu doa mereka, kalau saya meminya restu mereka, mereka akan menjadi bagian kekuatan yang bisa menyampaikan pesan-pesan kepada keluarga dan jamaahnya, benar lo Bu Khofifah akan maju Pilgub," ungkapnya.
Khofifah menuturkan, keinginannya tersebut didasari semata-mata untuk kesejahteraan rakyat Jawa Timur. Dengan menjadi Gubernur, ia mampu memberikan kebijakan yang berdampak luas bagi rakyat secara langsung.
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…