Categories: EKONOMI

Hadir Penjual BBM Swasta, Pertamina Mengaku Tidak Tersaing

MONITOR, Jakarta  – PT Pertamina (Persero) mengaku tidak tersaingi dengan hadirnya Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) swasta bernama Vivo di Jakarta. 

Seperti diketahui, perusahaan asal Belanda itu juga menjual Bahan Bakar Minyak (BBM) dengan RON 89 atau setara dengan Premium milik Pertamina.

"Kalau SPBU itu sudah buka 50 titik barulah kita bisa berbicara. Kalau sekarang kan belum bisa, baru satu titik, di Cilangkap lagi," kata Direktur Utama Pertamina Elia Massa Manik di Jakarta, Kamis (11/2).

Ia melihat Pertamina memiliki tanggungan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan SPBU baru yang bermunculan, sebab Pertamina sudah memasang diseluruh penjuru Nusantara. 

Lebih lanjut ia tidak mau mengomentari mengenai produk dari SPBU Vivo yang lebih murah dari BBM jenis Premium milik Pertamina. 

Sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan telah meresmikan Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Vivo di Cilangkap, Jakarta. SPBU ini menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin RON 89, RON 90 dan RON 92 bermerek Revvo.

"Pemerintah memberikan kesempatan kepada pihak swasta untuk menyalurkan BBM dengan mengikuti peraturan. Revvo ini menjual RON 89, 90, dan 92. RON 89 pada hari ini dijual Rp6.100. RON-nya sedikit lebih tinggi, harganya juga bersaing sehingga masyarakat juga punya pilihan," kata Jonan. 

Peresmian SPBU yang dibangun penyalur PT Vivo Energy SPBU Indonesia itu merupakan bentuk implementasi Pemerintah RI dalam memperlancar distribusi bahan bakar minyak (BBM), salah satunya dilakukan dengan memperbanyak pembangunan infrastruktur, khususnya penyaluran BBM.

Jenis BBM Revvo RON 89 dijual dengan harga Rp6.100, RON 90 (Rp7.500) dan RON 92 (Rp8.250).

Kebijakan penyaluran BBM tersebut, menurut dia, sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). 

"Jadi, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan, sehingga BBM tetap terjangkau oleh masyarakat," demikian Ignasius Jonan.
Corporate Communication PT Vivo Indonesia Maldi Aljufrie mengaku tidak rugi dengan harga BBM Revvo di bawah harga BBM jenis penugasan, seperti RON 88 seharga Rp6.450.

"Ini masih dalam keekonomian," katanya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

5 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

23 jam yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 hari yang lalu