Categories: NASIONALPOLITIK

Kebijakan Ramah Perempuan Minim, Ini Upaya Konkrit Kowani

MONITOR, Bogor – Sebagai salah satu organisasi perempuan terbesar di Indonesia, Kongres Wanita Indonesia (Kowani) memiliki peran dan tanggung jawab dalam hal pemberdayaan perempuan. Hal itu ditegaskan Sekretaris Jenderal Kowani, Ibu Titin Pamudji.

Titin menyatakan saat ini Kowani tengah bergerak mengawal RUU yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan anak. "Kita punya bidang hukum, Ketua Bidang Hukum kita ini mengawal RUU yang berkaitan dengan pemberdayaan perempuan dan anak, termasuk UU KDRT dan lain sebagainya," ujarnya saat ditemui redaksi Monitor di Gedung Pusat Pendidikan pancasila dan Konstitusi, Bogor, Rabu (01/11).

Ia mengakui, saat ini kebijakan pemerintah belum terlalu ramah untuk kalangan perempuan. Untuk itu, Titin mendorong agar partisipasi perempuan di ruang kebijakan publik semakin meningkat.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa Kowani juga memiliki lembaga bantuan hukum. Lembaga ini akan memfasilitasi para keluarga yang tersandung kasus hukum, utamanya yang tidak memiliki pendamping hukum.

"Bagi mereka yang terlanjur mendapatkan masalah, Kowani akan memfasilitasi lembaga bantuan hukum. Saya rasa ini membantu mereka-mereka yang memiliki masalah hukum tapi tidak memiliki lawyer, maka ini perlu kita bantu," jelasnya.

Recent Posts

Rokhmin Dahuri: Guruh Soekarnoputra Wariskan Nasionalisme Lewat Seni dan Budaya

MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…

6 jam yang lalu

Delegasi U.S. Army War College Sambangi Istiqlal, Gugun Gumilar Dorong Penguatan Dialog Indonesia-AS

MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…

1 hari yang lalu

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

2 hari yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

2 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

2 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

3 hari yang lalu