MONITOR, Jakarta – Jelang tahun anggaran 2018, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin meminta anak buahnya untuk terus mengoptimalkan layanan melalui Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan layanan digital.
"Setiap pejabat, terutama eselon 1- 2, agar lebih memahami tentang arti penting PTSP. Mereka juga harus membuat refleksi terkait program atau kegiatan yang inovatif, tidak hanya berfokus dan terjebak pada kegiatan rutin," ujar Menag di Jakarta, Selasa (31/10).
"Termasuk juga peningkatan digitalisasi pelayanan, serta membangun sistem internal dalam rangka SPIP," sambungnya.
Lebih lanjut Lukman meminta semua unit Kementerian Agama untuk fokus berkerja dalam penyerapan anggaran 2017 dengan sebaik-baiknya. Para pejabat Kemenag diminta focus untuk memulai apa yang harus dilaksanakan dan melahirkan kreasi-kreasi yang inovatif.
"Masih ada beberapa capaian yang perlu dioptimalkan. Saya harap para unit eselon 1-2 untuk fokus dan memberikan pengawalan dan pendampingan yang serius," ujarnya.
MONITOR, Jakarta - Kepergian seniman dan budayawan Mohammad Guruh Irianto Soekarnoputra meninggalkan warisan penting dalam…
MONITOR, Jakarta - Hubungan Indonesia dan Amerika Serikat kembali mendapat ruang dalam pertukaran gagasan strategis.…
MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…
MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…
MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…