MONITOR, Jakarta – Jelang 31 Oktober 2017, pihaknya mencatat kenaikan transaksi non-tunai. Salah satunya yakni PT Bank Rakyat Indonesia (BRI) dengan produk non tunainya, kartu Brizzi.
Hal itu sesuai dengan Pemerintah, melalui Bank Indonesia (BI) mencanangkan Gerakan Nasional Non-Tunai (GNNT), salah satunya yakni dengan mewajibkan transaksi non-tunai di seluruh jalan tol pada 31 Oktober mendatang.
Sejak September, BRI mencatat kenaikan penjualan kartu Brizzi hingga 1,1 juta kartu. Dengan jumlah transaksi sebanyak 19,6 juta transaksi.
“Kalau transaksi 19,6 juta transaksi, kenaikannya cukup signifikan 171 persen karena dengan adanya program elektronifikasi jalan tol ini,” kata Direktur Konsumer BRI Handayani saat pemaparan kinerja keuangan Bank BRI triwulan III 2017, Kamis (26/10) kemarin.
Setelah penerapan elektronifikasi jalan tol mencapai 100 persen nanti, lanjut Handayani, pihaknya menargetkan penjualan kartu Brizzi turut meningkat hingga 7,8 juta kartu.
“Tanggal 31 ini kan wajib untuk semuanya cash les di jalan tol, ini harapannya akan meningkatkan lagi volume transaksi, ditambah juga kita menambah fasilitas top up sekitaran gerbang tol dan juga melalui digital platform,” pungkasnya.
MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola pembayaran dam…
MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…
MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…