MONITOR, Jakarta – Asosiasi Kelompok Usaha Rakyat Indonesia (Akurindo) menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) I Akurindo 2017 di Hotel Treeva, Jakarta. Rakornas ini akan mengesahkan rancangan Anggaran Dasar (AD), Anggaran Rumah Tangga (ART), sekaligus pelantikan pengurus periode 2017-2022.
Ketua Panitia Rakernas I Emir Moeis, menyatakan, keberadaan organisasi ini diharapkan dapat memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Hal ini dilakukan guna mendukung perekonomian nasional berlandaskan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945, langkah tersebut dilakukan dengan memberikan akses pembiayaan, pendampingan, pembukaan jaringan dan pasar.
"Semua dilakukan dengan digital. Kita ingin UMKM maju dan dapat mengikuti perkembangan jaman," ujar Emir saat pembukaan Rakornas Akurindo di Jakarta, Kamis (26/10).
Tujuan Akurindo untuk mengembangkan UMKM dalam rangka membangun perekonomian nasional berdasarkan demokrasi ekonomi yang berkeadilan dengan berazaskan pancasila.
Turut hadir dalam acara tersebut, Sektetaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto. Sekaligus memberi materi terkait UMKM dengan tema 'Ekonomi Pancasila Bagi UMKM'.
"Umkm adalah salah satu bentuk ekonomi kerakyatan yang dapat digabungkan dalam suatu koperasi sebagai soko guru perekonomian nasional," terang Hasto.
Rakornas Akurindo ini dihadiri sekitar 100 orang dari 30 provinsi di Indonesia. Mereka merupakan pelaku UMKM dari berbagai jenis usaha, seperti kerajinan, furnitur, dan kuliner.
MONITOR, Padang — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyatakan bahwa Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyiapkan pelatihan berbasis AI…
MONITOR, Malang — Kementerian Pertanian melalui Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan (Ditjen PKH) terus…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…
MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…
MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…
MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…