MONITOR, Jakarta – Absennya Mantan Gubernur DKI Jakarta, Djarot Saiful Hidayat dalam pelantikan Anis Baswedan dan Sandiaga Uno sebagai pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur baru DKI Jakarta turut menuai beragam tanggapan publik. Salah satunya adalah tanggapan dari Ketua Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI), Jimly Asshiddiqie.
Jimly menuturkan, ketidakhadiran Djarot karena pergi liburan mengindikasikan sikap seolah tidak mendukung Anis – Sandi.
"Paling sederhana ngapain dia (Djarot) pergi liburan seolah-olah dengan sengaja mau mempertontonkan kepada publik bahwa dia tidak mendukung gubernur terpilih," ujar Jimly di Jakarta, pada Rabu (18/9).
Seharusnya, kata Jimly, ketika sudah menjadi Gubernur atau tokoh, seharusnya seseorang bisa memberikan contoh agar meredakan ketegangan pasca Pilkada dan mempersatukan semua pihak.
"Mana kala kalau sudah menjadi Gubernur atau tokoh seharunya menjadi contoh jadi meredakan ketegangan para pendukung kemudian bersatu. Hormati proses pemilihan," imbuhnya menutup pembicaraan.
MONITOR, Jakarta - Madrasah binaan Kementerian Agama berhasil memperoleh lisensi menjalankan kurikulum International Baccalaureate Diploma…
MONITOR, Jakarta - Perhimpunan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI) menyatakan mosi tidak…
Oleh: Haris Zaky Mubarak, MA* Hadirnya pelemahan rupiah atas mata uang dollar Amerika Serikat (AS)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) kembali meluncurkan program ACCES (Accelerating…
MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menegaskan Program Magang Nasional menjadi bagian dari upaya…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian PPN/Bappenas melakukan soft launching…