Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

3 Tahun Kepemimpinan Jokowi-JK, Kemenkop-UKM Beberkan 3 Program Prioritas

MONITOR, Jakarta  – Dalam agenda Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (Jokowi-JK), Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) mengemban 2 mandat, yaitu Nawa Cita  ke-6 dan ke -17.

Nawa Cita ke-6 adalah meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional. Sedangkan  Nawa Cita ke-7 menggerakkan kemandirian ekonomi dengan menggerakkan sektor-sektor strategis ekonomi domestik. 

Setelah tiga tahun pemerintahan Jokowi-JK,  Kemenkop-UKM mengungkapkan akan menjalankan  program mewujudkan kedua Nawacita tersebut.

Disebutkan tiga program prioritas Kemenkop-UKM adalah Program Pengembangan Koperasi dan UKM, Akses Pembiayaan bagi Koperasi dan UMKM, dan Pemberdayaan UMKM melalui Gerakan Kewirausahaan Nasional.  Kemudian ketiganya  dijabarkan dalam berbagai program strategis.

 “Program Pengembangan Koperasi dan UKM, terdiri dari tiga langkah strategis, yaitu Reformasi Koperasi. Reformasi Koperasi terdiri dari tiga tahapan yakni Reorientasi, Rehabilitasi dan Pengembangan,” ujar Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga dalam acara konferensi pers Capaian 3 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (17/10).

Reorientasi yang dilakukan, sambung Puspayoga, adalah dengan mengubah paradigma pembangunan koperasi dari kuantitas menjadi kualitas untuk mewujudkan koperasi modern berkualitas dan berdaya saing tinggi.

Sedangkan untuk rehabilitasi, yakni memperbaiki dan membangun database system koperasi melalui online database system (ODS) untuk mendapatkan data koperasi yang akurat.

Melalui tahapan ini, kata Puspayoga, Kemenkop-UKM telah membubarkan koperasi tidak aktif dan tidak RAT. Hasil pemutakhiran data ODS menghasilkan data koperasi aktif 153.171 unit, dan koperasi  dibubarkan  40.013 unit.

Sementara untuk Pengembangan, tambah Puspayoga adalah dengan meningkatkan kapasitas koperasi melalui regulasi yang kondusif, perkuatan SDM, kelembagaan, pembiayaan, pemasaran dan teknologi. 

Dalam acara tersebut, Menteri Puspayoga menyebutkan bahwa Kemenkop-UKM juga mendorong kemudahan akses pembiayaan koperasi dan UMKM. Hal ini dilakukan dengan mendorong percepatan penyaluran KUR. Berdasarkan data penyaluran KUR telah mencapai Rp 69,6 triliun atau 65,5% dari total target KUR sebesar Rp 106,2 triliun kepada 3.098.515 juta debitur.

Recent Posts

Rektor UIN Jakarta: Pengamanan Aset TKIP-SDIP Pamulang Adalah Mandat Negara, KBM Dijamin Aman

MONITOR, Tangerang Selatan – UIN Syarif Hidayatullah Jakarta bersama tim kuasa hukum menggelar konferensi pers…

7 jam yang lalu

Jelang Muktamar NU ke-35, JATMAN Gelar Istighatsah dan Manaqib Kubro di Tambakberas

MONITOR, Jombang – Ribuan jamaah thariqah berkumpul di Pondok Pesantren Al-Amanah 2 Bahrul Ulum, Tambakberas,…

9 jam yang lalu

Kemnaker Usulkan Penguatan Pedoman Kesempatan Kerja Inklusif ASEAN

MONITOR, Bangkok — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengusulkan penguatan pedoman kesempatan kerja inklusif di kawasan ASEAN…

17 jam yang lalu

Gerak Cepat Usai Arahan Mentan Amran, SBM Kini Lebih Terjangkau bagi Koperasi Peternak

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian (Mentan) sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional, Andi Amran Sulaiman…

18 jam yang lalu

Kemnaker Tegaskan Sinergi dengan ILO Hadapi Perubahan Dunia Kerja

MONITOR, Bangkok – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan International Labour Organization…

1 hari yang lalu

Dalam Sepekan, Arahan Mentan Amran Jadi Langkah Konkret Lindungi Peternak Ayam Ras Petelur

MONITOR, Jakarta – Arahan Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman…

1 hari yang lalu