MONITOR, Aden – Mantan Gubernur Aden, Yaman, Aidaroos al-Zubaidi memimpin sebuah gerakan untuk memisahkan diri dari pemerintahan sah Yaman. Ia mengumumkan akan segera melakukan referendum dan membentuk parlemen untuk mengelola wilayah Yaman Selatan.
Dilansir Reuters, berbicara kepada para pendukungnya, Sabtu (14/10) Zubaidi mengatakan sebuah badan parlemen beranggotakan 303 orang, Asosiasi Nasional akan bertindak seperti parlemen kecil mewakili orang-orang selatan.
Diberitakan pula, dewan tersebut lahir dari perebutan kekuasaan antara orang-orang selatan dengan Presiden Abd-Rabu Mansour Hadi yang dikatakan merusak upaya Arab Saudi untuk melakukan kampanye militer melawan kelompok Huthi yang didukung Iran di wilayah Ibukota, Sanaa.
Pemerintah sendiri telah menolak pembentukan dewan tersebut dengan mengatakan akan memperdalam perpecahan dan pengaruh pemberontak Huthi.
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya Muhammad…
MONITOR, Jakarta — Menjelang berakhirnya Program Magang Nasional Batch 2 pada 23 Mei 2026, Kementerian Ketenagakerjaan…
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah memastikan seluruh jemaah haji Indonesia telah diberangkatkan menuju Arab…
MONITOR, Jakarta — Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI Maman Abdurrahman berkolaborasi dengan Menteri…
MONITOR, Mekkah - KOMNAS HAJI menyoroti pentingnya pengelolaan pergerakan jemaah di kawasan Muzdalifah menjelang puncak…
MONITOR, Yogyakarta - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menyelenggarakan National Policy Dialogue bertajuk “Kedaulatan…