MONITOR, Jakarta – PT Jasa Marga (Persero) Tbk., menghimbau agar para pengguna jalan tol mengatur waktu perjalanannya jika hendak melewati ruas tol Prof. Dr. Ir. Soedijatmo yang akan menuju ke Bandara Soekarno-Hatta (Soetta). Sebab, sedang dilaksanakan pekerjaan pelebaran jalan untuk mengatasi kepadatan dijalur tersebut.
Pelebaran jalan meliputi ruas KM 28.200 hingga KM 30.500 di jalur arah Bandara Soetta. Selain itu, pertemuan dari jalur elevated dan jalur bawah dari masing-masing dua lajur menjadi tiga lajur di KM 28, dan terjadi penyempitan bahu jalan di sepanjang proyek pelebaran.
Hal itu dikatakan AVP Corporate Communication Jasa Marga, Dwimawan Heru melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (5/10).
“Pelebaran ruas jalan tol dilakukan sebagai upaya Jasa Marga guna mendukung kapasitas jalan untuk menampung volume kendaraan yang semakin meningkat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Heru menjelaskan, mulai 6 Oktober 2017, Gerbang Tol (GT) Cengkareng 2 hanya dapat menerima transaksi uang elektronik. Sehingga, seluruh GT Cengkareng 2 sudah menerapkan 100% transaksi non-tunai.
“Hal ini diharapkan mampu memangkas waktu transaksi dan mengurangi waktu antrean di gerbang tersebut,” jelas Heru.
Dengan adanya pekerjaan pelebaran jalan dan penerapan transaksi non-tunai, sambung Heru, Jasa Marga mengimbau pengguna jalan tol agar dapat mengatur waktu perjalanan untuk keamanan waktu tempuh perjalanan.
Kemudian, para pengguna tol juga dihimbau untuk tetap mematuhi rambu dan instruksi petugas jalan tol agar tertib di jalurnya, serta menyiapkan saldo uang elektronik yang cukup guna kelancaran saat melakukan transaksi di Gerbang Tol.
