MONITOR, Jakarta – Tentara Nasional Indonesia (TNI) dinilai layak menjadi bagian dari Badan Narkotika Nasional (BNN). Hal itu diungkapkan oleh Kepala BNN Komisaris Jenderal Budi Waseso.
Masuknya unsur TNI dianggap vital, sebab menurut dia BNN akan terlihat lebih 'sadis' dalam perang melawan peredaran narkoba di Indonesia.
"Kita tahu bersama tugas TNI itu apa. Mereka ini tugasnya adalah berperang dan bapak presiden sendiri sudah bilang kalau Indonesia ini sudah darurat narkoba. Nah, kalau begitu halnya berarti TNI bisa terlibat langsung memerangi para bandar-bandar besar," ujar pria yang akrab disapa Buwas ini di Makassar, Senin (2/10).
Dia menambahkan, tanggungjawab dalam memberantas narkoba di Indonesia bukan hanya BNN saja. Namun kata dia, semua elemen masyarakat termasuk pula TNI. Buwas menambahkan, saat ini dirinya sudah membawa dua perwira aktif TNI untuk bersama-sama menjadi bagian dari BNN.
"Di masa saya sekarang ini, saya sudah membawa dua perwira aktif TNI menjadi bagian dari BNN. Kalau bisa berharap pengganti saya juga harus dari TNI," ujarnya.
Dengan pelibatan TNI ke dalam institusi BNN ini, Buwas berharap bangsa Indonesia kedepannya bisa terbebas dari jeratan narkoba.
PARLEMENTARIA, Jakarta - Special Mission Vehicle (SMV) di bawah Kementerian Keuangan terus memperkuat sinergi dalam program…
MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memperkuat sinergi dengan Kongres Wanita Indonesia (Kowani) dalam upaya…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui Srikandi Jasa Marga menggelar kegiatan Inspira…
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk meraih tiga penghargaan pada ajang TOP CSR…
Oleh: Asep Rizal Murtadho* Partisipasi politik dalam proses elektoral mengandalkan keterlibatan seluruh komponen, termasuk masyarakat…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) berkomitmen mengawal penyelesaian perselisihan hubungan industrial dan penegakan norma…