Kemenperin Luncurkan Pendidikan Vokasi di Sumatera Utara

MONITOR Medan – Kementerian Perindustrian menargetkan sebanyak 1.775 Sekolah Menengah kejuruan (SMK) akan dibina dan dikerjasamakan dengan perusahaan industri. Diperkirakan, hingga tahun 2019 jumlah lulusan yang tersertifikasi akan mencapai 845.000 orang.

Hal ini merupakan tindaklanjut peluncuran Program Pendidikan Vokasi Industri Wilayah Sumatera di PT Sugar Medan Industry, Kawasan Industri Medan, Sumatera Utara.

"Dalam peluncuran program pendidikan vokasi industri hari ini akan dilakukan penandatanganan perjanjian kerja sama antara 107 perusahaan industri dengan 226 SMK di wilayah Sumatera bagian utara," ujar Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Medan, Senin (2/10).

Wilayah yang dimaksud meliputi Aceh dengan 3 perusahaan dan 9 SMK, Sumatera Utara dengan 54 perusahaan dan 117 SMK, Sumatera Barat dengan 7 perusahaan dan 20 SMK, Riau dengan 5 perusahaan dan 38 SMK, serta Kepulauan Riau dengan 37 perusahaan dan 41 SMK.

- Advertisement -

Menperin melanjutkan, perjanjian kerja sama yang akan ditandatangani sebanyak 448 perjanjian, karena satu SMK dapat dibina oleh beberapa perusahaan industri, sesuai dengan program keahlian di SMK yang terkait dengan sektor industri.

Setelah wilayah Sumatera bagian Utara, peluncuran Program Vokasi Industri akan diteruskan secara bertahap untuk Provinsi DKI Jakarta dan Banten, serta Sumatera Selatan yang meliputi Jambi, Bengkulu, Sumatera Selatan, Bangka Belitung dan Lampung.

Perlu diketahui, acara ini juga dihadiri oleh Menko Perekonomian Darmin Nasution dan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER