MONITOR, Jakarta – Isu mengenai bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI) menuai banyak reaksi dari berbagai kalangan. Hal itu dikarenakan faktor sejarah kelam dimana organisasi terlarang itu pernah melakukan kudeta kepada pemerintah sah Indonesia di tahun 1948 dan 1966.
Terkait hal itu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menyatakan secara tegas dirinya menolak keberadaan organisasi berpemahaman komunis ini. Sebab, menurutnya pemahaman ini anti kepada Tuhan.
"Negara kita mengakui adanya Tuhan, menolak organisasi pemahaman tak bertuhan, jadi kalau mengenai PKI tak ada tempat di Indonesia," ujar Zulkifli Hasan kepada wartawan di Jakarta, Jumat, (29/9).
Sementara larangan keberadaan PKI di Indonesia, lanjut Zulkifli, sudah tertuang dalam TAP MPRS Nomor 25 Tahun 1966. Pada sila pertama Pancasila, itu mengakui keesaan Tuhan.
Terlebih pengalaman pemberontakan dan rencana melakukan kudeta yang dilakukan PKI pada Tahun 1948 dan 1965 itu sudah selesai berdasarkan TAP MPRS yang melarang keberadaan paham komunis di bumi Indonesia.
"TAP MPRS sudah jelas, PKI haram ada di Indonesia. Memang, saat reformasi siapa saja boleh menjadi apa saja termasuk anak cucu PKI. Mereka yang dulu mendapat perlakuan buruk sudah berakhir, tapi yang mau berkuasa. Kita jadikan sejarah kelam ini sebagai proses pembelajaran agar kita waspada dan masalah seperti itu tidak terulang lagi," jelasnya.
MONITOR, Yogyakarta – Kesuksesan menguasai pasar manufaktur plafon PVC di Indonesia tidak membuat langkah Adit Setiawan…
MONITOR, Bandung Barat — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pentingnya penguatan ekosistem pengembangan SDM melalui keterhubungan pelatihan…
MONITOR, Jakarta - Penguatan kerja sama ekonomi biru antara negara-negara ASEAN dan China dinilai menjadi…
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat layanan bagi jemaah haji Indonesia di Arab…
MONITOR, Jakarta - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono tampil sebagai pembicara…
MONITOR, Depok - Yayasan Pendidikan Islam Adzikra berkolaborasi dengan Bank Mandiri Area Depok menggelar kegiatan…