MONITOR, New York – Kebijakan represif Myanmar terhadap warga minoritas Musilm Rohingya mendapat kecaman dari berbagai negara. Tak terkecuali Pemerintah Arab Saudi.
"Negara saya benar-benar prihatin dan mengecam kebijakan penindasan serta penelantaran yang dilakukan Pemerintah Myanmar terhadap warga minoritas Rohingya," kata Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir dalam Sidang Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Sabtu (23/9) seperti dilansir Antara.
Bangladesh dan sejumlah organisasi bantuan internasional sedang bergelut untuk menolong 422.000 Muslim Rohingya, yang tiba sejak 25 Agustus 2017, ketika serangan oleh milisi Rohingya memicu tindakan keras dari pihak militer Myanmar, yang disebut PBB sebagai upaya pembersihan etnis.
