MONITOR, Jakarta – Wacana pembangunan gedung baru DPR menuai reaksi banyak kalangan. Meski ada yang menentang, namun DPR tetap bersikukuh melanjutkan pembangunan tersebut. Hal ini diungkapkan oleh Sekretaris Jenderal DPR, Achmad Djuned.
Achmad menyatakan, DPR akan melanjutkan pembangunan tersebut secara gamblang dan selalu dilaporkan ke publik.
"Pembangunan gedung ini paling transparan di seluruh republik ini. Presiden disurati, Menteri Keuangan dihubungi, pembahasannya terbuka," tegas Djuned saat memberikan pemaparan dalam Seminar Nasional 'Rencana Pengembangan Kawasan Parlemen Pembangunan Alun-Alun Demokrasi dan Gedung DPR RI, Rabu (20/9).
Terkait anggaran, Achmad menyatakan untuk pembangunan gedung baru hanya memerlukan Rp 601 miliar. "Sudah sepakat Rp 380 miliar dan Rp 200 sekian miliar itu alun alun, totalnya Rp 601 miliar," jelasnya.
Ia mengajak pihak-pihak yang selama ini menolak pembangunan Gedung DPR untuk melihat keadaan Gedung DPR RI, terutama gedung DPR Nusantara 1 yang dinilai sudah melebihi kapasitas.
"Nanti selesai seminar saya bawa kalian ke lantai 1, 2, 3, 4. Nggak usah ke atas sekali nanti rubuh ga bagus, sama ICW-nya juga suruh ke sana biar melihat, dari KPK juga," tandasnya.
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berbagai kasus kekerasan seksual…
MONITOR, Jakarta - Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan…
MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…
MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…
MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…
MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…