MONITOR, Jakarta – Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Selasa sore, bergerak melemah 15 poin menjadi Rp13.270 dibandingkan posisi penutupan hari sebelumnya pada Rp13.255 per dolar Amerika Serikat (AS).
Analis PT Platon Niaga Berjangka Lukman Leong di Jakarta mengatakan bahwa menjelang pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) dengan ekspektasi pemangkasan balance sheet memicu dolar AS terhadap mata uang dunia, termasuk rupiah.
"Dolar AS rebound, terutama pada aset-aset safe haven terutama emas, franc Swiss dan yen Jepang. Rupiah terkena imbas dari pelemahan aset safe haven itu," katanya dikutip dari ANTARA, Selasa (19/9).
Ia mengemukakan bahwa pemangkasan balance sheet merupakan bentuk kebijakan pengetatan moneter suatu negara dengan menyerap likuiditas atau pasokan uang beredar di pasar keuangan.
Sedangkan faktor internal, lanjut dia, secara fundamental rupiah masih cukup bagus mengingat makroekonmi nasional yang kondusif. Dengan ekonomi yang kondusif maka potensi dana asing masuk ke dalam negeri terbuka lebar dan memicu permintaan rupiah meningkat. (ANT)
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal menyoroti berbagai kasus kekerasan seksual…
MONITOR, Jakarta - Memasuki hari ke-16 operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 Hijriyah/2026 Masehi, Kemenhaj menegaskan…
MONITOR, Jakarta — Jaringan Muslim Madani (JMM) mengecam keras dugaan kasus kekerasan seksual yang diduga…
MONITOR, Jakarta - Neraca perdagangan Indonesia kembali surplus USD 3,32 miliar pada Maret 2026. Capaian…
MONITOR, Jakarta - PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) yang mengelola Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC)…
MONITOR, Jakarta - Industri olahraga nasional memiliki potensi besar sebagai salah satu penggerak ekonomi yang mampu…