MONITOR, Beirut – Insiden ledakan bom di kereta bawah tanah London sedikit menunjukkan titik terang. Baru-baru ini, ISIS mengklaim sebagai pihak yang mendalangi ledakan bom yang melukai sedikitnya 29 orang.
"Bom di metro (kereta) London dibawa oleh seorang detasemen dari ISIS," kata ISIS. Peristiwa Jumat itu melukai 29 orang," demikian ditulis ISIS melalui situs propagandanya, Amaq, seperti diwartakan AFP, Sabtu (16/9).
Sementara itu, pihak keamanan London meyakini bahwa ledakan tersebut dipicu oleh bom rakitan. Akan tetapi, polisi belum bisa memastikan lebih lanjut terkait perakitan bom tersebut.
"Kami meyakini kebakaran (di dalam kereta) disebabkan oleh peledakan sebuah bom rakitan, yang sedang diperiksa secara forensik," ujar Kepolisian Metropolitan London dalam pernyataan tertulis.
Berdasarkan informasi yang tersebar di media sosial, benda misterius yang diduga bom itu berbentuk ember warna putih dengan kabel menjuntai keluar diduga kuat sebagai sumber ledakan. Ember itu masih mengeluarkan asap dan terbakar api usai ledakan pada Jumat (15/9) waktu setempat.
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher mengingatkan pemerintah untuk mewaspadai…