Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Bupati Batubara Tersandung Korupsi, Mendagri Tunjuk Pelaksana Tugas

MONITOR, Medan – Berdasarkan SK Mendagri No. 132.12/4.236/SJ, tanggal 14 September 2017, Wakil Bupati Batubara, Sumatera Utara RM Harry Nugroho ditetapkan menjadi pejabat pelaksana tugas (Plt) bupati menggantikan OK Arya Zulkarnaen yang terjerat dugaan kasus korupsi.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo sendiri menyaksikan penyerahan SK tersebut yang berlangsung di Kantor Pemprov Sumatera Utara (Sumut), Jumat (15/9) diwakili Gubernur Tengku Erry Nuradi sebagai kepanjangan tangan pemerintah pusat di daerah.

Tjahjo mengingatkan agar Plt Bupati Batubara Harry Nugroho dapat melaksanakan tugasnya dengan baik. Begitu juga implementasi terhadap janji-janji kampanyenya kepada masyarakat. Sebab, dalam proses pilkada, kepala daerah dan wakilnya adalah satu paket yang dipilih publik.

“Serta membangun komunikasi dengan gubernur, forkopimda dan DPRD. Termasuk para tokoh adat dan masyarakat setempat. Kami ingatkan juga, kalau maju dalam Pilkada 2018 jangan sampai menggunakan APBD,” kata Tjahjo dalam acara tersebut.

Selain menyaksikan penyerahan SK Plt Bupati Batubara, Mendagri Tjahjo juga memberikan arahan kepada Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD serta Camat dan Lurah se kota Medan. Tjahjo berharap, dugaan korupsi Bupati Batubara adalah kasus terakhir.

“Tidak mudah-mudahan, harus. Kasus Batubara harus terakhir di Sumut. Bagi saya kalau ditahan langsung hari itu saya keluarkan SK Plt agar jalannya pemerintahan tidak terganggu,” ujar dia.

Kemudian, menyikapi kasus OTT terhadap Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, Mendagri mengatakan selama ini seluruh pengawasan dan aturan serta instruksi kepada pejabat daerah terus dilakukan. Kalau masih ada terjerat korupsi, itu kembali pada mentalitas individunya.

Begitu juga upaya dari Kemendagri dalam mengantisipasi kepala daerah terjerat korupsi, kata Tjahjo sudah dilaksanakan sebaik mungkin. Para pemenang pilkada, sebelum resmi duduk di kursi pemerintahan terus mendapat pembekalan, bersama wakilnya, bahkan para istrinya.

“Namun ini kembali pada prilaku individunya,” tambah dia.

Recent Posts

Bicara di Forum OOC 2026 Kenya, Rokhmin Dahuri Paparkan Visi Ekonomi Biru sebagai Masa Depan Global

MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…

5 jam yang lalu

Fase Pemulangan Gelombang I Berakhir, 95.178 Jemaah Haji Indonesia Telah Diterbangkan ke Tanah Air

MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…

17 jam yang lalu

Tahun Baru Islam 1448 H Momentum Hijrah Bangsa Menuju Integritas, Keadilan, dan SDM Unggul

MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…

19 jam yang lalu

Kekeringan Meluas, Puan Ingatkan Pemerintah Siaga Air Bersih dan Antisipasi Dampak di Sektor Pangan-Kesehatan Warga

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…

1 hari yang lalu

Sambut 1448 H, Menag Ajak Hijrah dari Sikap Curiga ke Saling Percaya

MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…

1 hari yang lalu

Kemenperin Percepat Industri 4.0, Dua Perusahaan Dapat Pendampingan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…

2 hari yang lalu