MONITOR, Jakarta – Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo dan masyarakat Indonesia yang mengirim bantuan tahap pertama untuk pengungsi Rohingya berupa bantuan tenda, tangki fleksibel, perlengkapan keluarga, sembako, gula, dan beras.
"Bantuan tersebut merupakan atensi kita selaku bangsa Indonesia terhadap tragedi kemanusian pengungsi Rohingya baik usia anak maupun keluarganya," kata Komisioner KPAI bidang Hak Sipil dan Partisipasi Anak, Jasra Putra dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/9).
Jasra berharap bantuan tersebut bisa memberikan dampak perbaikan jangka pendek yang dialami oleh anak. Tentunya dalam konvensi Internasional dilindungi dan ditangani secara baik.
"PR kita kedepan tentu meminta negara-negara ASEAN, PBB dan aktivis anak dunia untuk terus menerus memberikan perhatian penuh terhadap pengungsi Rohingya. Dan utamanya anak, yang harus diberikan perlakuan khusus seperti hak pendidikan, kesehatan dan rasa aman dalam situasi konflik," terangnya.
Menurutnya, pada kondisi anak dalam situasi mengungsi, tentu banyak anak terganggu dan tidak terpenuhi hak-haknya jika dibandingkan dengan lingkungan sebelumnya.
"Salam senyum dan damai dari 87 juta anak Indonesia untuk anak Rohingya," tutupnya.
MONITOR, Bogor – Tenaga Ahli Menteri Pertanian, Dr. Pamuji Lestari, melakukan kunjungan kerja sekaligus monitoring…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani mendorong PT PLN (Persero) untuk memitigasi dampak…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komis IX DPR RI, Yahya Zaini menyoroti informasi mengenai 4.000…
MONITOR, Ciputat – Komnas Haji mempertanyakan dasar hukum, urgensi, serta landasan filosofis dan sosiologis dari…
MONITOR, Jakarta — Outlook Ketenagakerjaan 2026 yang disusun Badan Perencanaan dan Pengembangan Ketenagakerjaan (Barenbang Ketenagakerjaan)…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI Abdullah mendesak kepolisian segera menangkap dan memproses…