MONITOR, Jakarta – Politisi PDI Perjuangan, Andreas Hugo Pareira menanggapi pernyataan Kapolri Jenderal Tito Karnavian perihal isu konflik Rohingya bukan lagi melihat sisi kemanusian, melainkan sengaja untuk menyerang rezim Jokowi.
Andreas menyatakan, ucapan Tito tentu mempunyai dasar yang kuat dan tidak sembarangan. "Kapolri bicara seperti itu karena tentu pihak kepolisian punya data," ujar Andreas di Jakarta.
Bahkan ia mengapresiasi langkah cepat yang dilakukan Kapolri dalam mengantisipasi kelompok tertentu yang ingin memperkeruh situasi tanah air.
"Oleh karena itu, Polri melakukan antisipasi dini sehingga para pemanfaat isu Rohingya untuk tujuan membuat keruh situasi dalam negeri dapat dicegah," katanya.
Kendati demikian, Andreas Hugo tak melarang adanya kritik dari masyarakat tentang bantuan pemerintah terhadap Rohingya.
"Kritik boleh saja sebagai tanggung jawab kita terhadap Rohingya, tetapi tindakan-tindakan yang mengarah pada upaya "mengimpor" kasus Rohingya ke dalam negeri harus dicegah secara dini dan tegas," tandasnya.
Seperti diketahui, Kapolri sebelumnya menuding ada oknum yang sengaja memanfaatkan isu Rohingya untuk menyudutkan Pemerintahan Joko Widodo.
MONITOR, Kediri – Forum bedah buku dalam rangka pelaksanaan Munas Alim Ulama dan Konferensi Besar…
MONITOR, Depok – Anggota DPD RI, Jihan Fahira, mengajak mahasiswa untuk berperan aktif mengawal kehidupan…
MONITOR, Mataram – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melakukan kunjungan kerja ke sentra…
Oleh: Akhmad Sururi(Plt. Sekretaris Jenderal DPP FKDT) Kabar duka menyelimuti keluarga besar pegiat pendidikan keagamaan…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam meminta Pemerintah dan PT PLN…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menekankan pentingnya…