MONITOR, Toulon – Mengikuti jejak negara-negara lain, Prancis mengumumkan niatnya pada Selasa (5/9) untuk memulai pengembangan pesawat tanpa awak, atau yang biasa disebut drone. Dimana negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris diketahui menggunakan drone untuk menangani berbagai konflik militer.
Dilansir Sputnik, Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly mengatakan bahwa prancis akan memulai proses mempersenjatai pesawat tak berawak dalam waktu dekat.
Langkah tersebut melibatkan enam unit drone besutan AS yang akan dilengkapi dengan senjata.
"Saya memutuskan untuk memulai proses mempersenjatai pesawat tak berawak dan pengawasan kami," Parly mengaakan kepada anggota parlemen di kota Toulon, Prancis.
Prancis sendiri saat ini tengah mengoperasikan beberapa pesawat tak berawak untuk memantau kelompok separatis di wilayah Sahel Afrika.
Sementara drone yang dimaksud Parly, adalah drone yang dapat digunakan bertempur melawan kelompok teroris di wilayah dimana tentara Prancis dikerahkan.
MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…
MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…
MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…
MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…
MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…