MONITOR, Jakarta – Uji coba nuklir oleh Korea Utara (Korut) menuai kecaman Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pasalnya, hal tersebut dinilai merusak stabilitas keamanan regional.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres. Pihaknya menuturkan uji coba nuklir Korea Utara "sangat merusak stabilitas" keamanan regional dan kembali mendesak Pyongyang menghentikan aksi semacam itu.
Kecaman PBB disampaikan setelah Korea Utara meledakkan apa yang mereka sebut sebagai bom hidrogen yang bisa dipasang di ujung rudal.
"Tindakan ini merupakan pelanggaran serius baru terhadap kewajiban internasional DPRK (Korea Utara) dan merusak upaya non-proliferasi serta perlucutan senjata internasional," kata Guterres dalam sebuah pernyataan seperti dikutip antara pada pada Minggu (3/9).
"Tindakan ini juga sangat merusak stabilitas keamanan regional. DPRK adalah satu-satunya negara yang terus melanggar norma terhadap uji coba ledakan nuklir," katanya.
Guterres meminta Pyongyang "menghentikan tindakan semacam itu dan memenuhi kewajiban internasionalnya."
Resolusi-resolusi Dewan Keamanan PBB melarang Korea Utara melakukan uji coba nuklir mau pun rudal.
MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…
MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…
MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…
MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…
MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…