MONITOR, Baghdad –Bom bunuh diri meledak di sebuah pembangkit listrik yang dikelola pemerintah di bagian utara Baghdad, Irak, Sabtu (2/9). Peristiwa tersebut menewaskan sedikitnya tujuh orang dan memaksa fasilitas negara tersebut berhenti beroperasi.
Dilansir Reuters, setidaknya tiga pria bersenjata mengenakan rompi peledak menyerang pembangkit listrik sekitar pukul 03.00 Waktu setempat. Pembangkit tersebut terletak sekitar 100 km dari Bghdad, dimana pembom bunuh diri menggunakan granat untuk menerobos masuk ke fasilitas tersebut.
"Saya sedang dalam shift malam dan tiba-tiba mendengar tembakan dan ledakan. Beberapa menit kemudian saya melihat seorang penyerang mengenakan seragam militer melemparkan geranat melalui jendela," kata Raied Khalid seorang pekerja yang luka akibat serpihan peluru.
Menurut sumber Petugas, ketiga orang bersenjata tersebut secara singkat mengambil alih stasiun pembangkit, sebelum akhirnya berhasil direbut kembali oleh pihak kepolisian, dengan perebutan yang berlangsung selama tiga jam.
Dua pria bersenjata tewas, namun belum dapat dikonfirmasi, apakah mereka meledakkan diri atau tewas dalam baku tembak.
MONITOR, Jenewa — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto tentang pentingnya kehadiran…
MONITOR, Madinah – Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…
MONITOR, Jakarta – Bergulirnya pembahasan revisi Undang-Undang Kepailitan dan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang (PKPU) kembali…
MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…
MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…
MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…