Categories: BERITAMEGAPOLITAN

Soal Pembatasan Motor, KTI Minta Pemerintah Klasifikasi Penggunaan Motor

MONITOR, Jakarta – Komunitas Transportasi Indonesia (KTI) menyikapi rencana larangan pembatasan sepeda motor di kawasan Jalan Rasuna Said dan Thamrin-Sudirman, Jakarta.

Ketua Umum KTI, Musa Emyus menyatakan pemerintah harus jeli melihat klasifikasi motor sebelum memberlakukan aturan tersebut. “Agar efektif, pemerintah  seharusnya memisahkan lebih dulu jenis motor. Baru kemudian membatasi motor pribadi yang dianggap sebagai biang kemacetan,” ujarnya.  

Menurut Musa, sebenarnya ada dua jenis sepeda motor yang melintas di Jakarta. Pertama, sepeda motor untuk keperluan mobilitas barang dan dokumen. Dan, kedua, sepeda motor orang pribadi yang bepergian ke kantor. KTI menilai sepeda motor orang pribadi layak dibatasi pada wilayah yang angkutan umumnya  sudah cukup tersedia.

“Roda dua untuk bepergian ke kantor di Thamrin-Sudirman dan Rasuna Said sebaiknya memang dilarang. Disana, angkutan umumnya sudah tersedia,” sambungnya.   

Sebaliknya, karena kemanfaatannya, KTI meminta pemerintah tidak membatasi motor yang mengangkut dokumen dan barang. Pemerintah justru harus mengeluarkan ijin melintas bagi sepeda motor pengangkut dokumen dan barang. “Caranya, mereka hanya perlu mendaftar izin di Badan Pengelolaan Transportasi Jabodetabek (BPTJ). Bila melanggar ketentuan, izin melintas langsung dicabut,”.

Lewat pengklasifikasian ini, KTI  berharap rencana pembatasan motor akan lebih efektif. KTI menginginkan pembatasan motor tidak menganggu operasional administratif kantor di dua wilayah bisnis tersebut.

Recent Posts

100.000 Jemaah Hadiri Zikir dan Doa Kebangsaan di Monas, Wujud Syukur atas Kemerdekaan Indonesia

MONITOR, Jakarta - Suasana khidmat menyelimuti kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta, pada Sabtu malam, 1…

1 jam yang lalu

Wamenaker Tekankan Penguatan Kompetensi dan Kemampuan Bahasa untuk Perluas Peluang Kerja

MONITOR, Yogyakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menekankan pentingnya penguatan kompetensi dan kemampuan…

20 jam yang lalu

AAWC 2026, Prof Rokhmin dorong Kerja Sama Asia-Pasifik Perkuat Ketahanan Air dan Adaptasi Perubahan Iklim

MONITOR, Vientiane, Laos – Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus Menteri Kelautan dan Perikanan RI…

1 hari yang lalu

Tegas, Kemenhaj Ancam Cabut Izin Hingga Pidanakan Travel Nakal Penelantar Jemaah

MONITOR, Medan - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia menegaskan komitmennya untuk melindungi para…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perluas Pasar Pengusaha Kopi Terdampak Bencana Lewat ICX Medan

MONITOR, Medan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat upaya pemulihan ekonomi…

2 hari yang lalu

Waka Komisi IX DPR Soal Putusan MK: MBG Harus Terus Berkelanjutan Demi Investasi SDM Unggul RI

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI, Yahya Zaini menanggapi putusan Mahkamah Konstitusi…

2 hari yang lalu