Categories: BERITAMEGAPOLITAN

PP Muhammadiyah Usul Keanggotaan Myanmar Dibekukan dari ASEAN

MONITOR, Jakarta – Junta militer Myanmar semakin brutal menyiksa kaum Muslim Rohingya di Rakhine, Myanmar. Bahkan pihak Pemerintah Myanmar diam tanpa berniat menghentikan kejahatan kemanusiaan tersebut.

Terkait hal itu, Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bahtiar Effendi meminta Pemerintah Indonesia untuk memberikan bantuan penyediaan kawasan bagi pengungsi Rohingya.

"Kami juga meminta pemerintah mengevaluasi kebijakan diplomasi yang selama ini diterapkan kepada Myanmar karena tidak terbukti menghentikan Myanmar melakukan praktik Genosida terhadap etnis Rohingya," ujar Bahtiar, Jumat (1/9).

Ia menyatakan, jika krisis Myanmar dibiarkan maka stabilitas keamanan di kawasan Asia Tenggara akan ikut terganggu. Sebab hal itu bisa memicu perlawanan terhadap Myanmar, perdagangan manusia, dan imigran ilegal.

Selain itu, Bahtiar menyatakan PP Muhammadiyah meminta ASEAN untuk menekan Myanmar diantaranya lewat pertimbangan pembekuan keanggotan Myanmar dari ASEAN.

Recent Posts

Revisi UU Polri Disahkan, IPW Ingatkan Pentingnya Regenerasi dan Pengawasan

MONITOR, Jakarta - Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menilai perubahan ketiga atas…

10 jam yang lalu

Kemenhaj Tindak Tegas Oknum KBIHU Nakal Demi Lindungi Jemaah

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH)…

12 jam yang lalu

Kementerian UMKM Hadirkan Bursa Wirausaha Unggulan, Wujudkan Target 10 Juta Wirausaha Baru

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meluncurkan Bursa Wirausaha Unggulan sebagai…

13 jam yang lalu

Wamenaker: LKS Bipartit Sarana Penting dalam Mencegah Perselisihan Hubungan Industrial

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa Lembaga Kerja Sama (LKS)…

15 jam yang lalu

KOSMAK Laporkan Dugaan Rekening Rp170 Miliar Pejabat Minerba ke Kortas Tipikor

MONITOR, Jakarta - Koalisi Sipil Masyarakat Anti Korupsi (KOSMAK) melaporkan dugaan rekening bernilai lebih dari…

17 jam yang lalu

Mentan Amran Kawal Harga Telur Peternak, Model Sidrap Dinilai Layak Diterapkan Nasional

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat langkah perlindungan terhadap peternak ayam petelur menyusul…

17 jam yang lalu