MONITOR, Jepara – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) berkomitmen untuk senantiasa melibatkan masyarakat setempat di setiap pelaksanaan pekerjaan di lingkup kementeriannya.
Hal itu diungkapkan Menteri ESDM, Ignasius Jonan saat meninjau pembangunan groung breaking PLTU Jawa 4 di Jepara, Jawa Tengah, pada kamis (31/8). Jonan menuturkan, hal tersebut dilakukan sebagai upaya meningkatkan ekonomi daerah sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
"Arahan presiden bahwa pembanguna harus melibatkan masyarakat setempat dan menciptakan multiplier effect ekonomi daerah," ujar Menteri Jonan.
Selain harus melibatkan masyarakat setempat, Jonan menyampaikan bahwa Pembangunan PLTU yang sudah menggunakan teknologiUltra Super Critical (USC) itu harus ramah lingkungan.
"Mengenai emisi gas buang mohon dijaga betul karena kita punya komitmen Paris Agreement untuk kurangi emisi. Makanya kita ada program mobil listrik juga," tambah Jonan.
Kedepannya, sambung Menteri Jonan, Listrik yang dihasilkan PLTU ini juga harus menjangkau wilayah terpencil dan mampu dinikmati dengan harga terjangkau oleh masyarakat.
"Tugas saya menjaga agar tarif listrik tidak mahal," pungkas Jonan
