Categories: NASIONAL

PKH Belum Tepat Sasaran, DPR Kritik Data BPS

MONITOR, Jakarta – Program Keluarga Harapan (PKH) yang digagas Kementerian Sosial masih belum menyentuh elemen masyarakat secara tepat sasaran. Hal itu menurut anggota Komisi VIII DPR Itet Tridjajati, karena berkaitan dengan pengakurasian data kependudukan.

Itet menyatakan data kependudukan yang akurat menjadi landasan agar PKH tepat sasaran. "Pendataan penduduk merupakan persoalan utama yang selalu menjadi sorotan. Karena jika tidak tepat, hal ini bisa berpengaruh pada rencana anggaran dan kebijakan," ujar Itet kepada wartawan, usai meninjau pelaksanaan PKH di Kantor Dinas Sosial Provinsi Lampung, Senin (28/8).

Politikus asal Tasikmalaya ini menambahkan, pendataan penduduk yang selama ini dilakukan BPS masih amburadul. Oleh sebab itu, perlu dibantu RT/RT setempat. Tujuannya kata Itet, agar data yang dihasilkan lebih akurat

"Pendataan itu terus terang amburadul. Data yang dikeluarkan oleh BPS tersebut, bukan dilakukan dalam bentuk sweeping melainkan survey. Survey tersebut tidak dilakukan satu persatu individu sehingga hasilnya kurang tepat. Alangkah baiknya jika RT/RW setempat juga dilibatkan," tegasnya.

Selanjutnya Politikus dapil Lampung ini berharap, agar Lampung menjadi provinsi pertama yang bisa menerapkan keakuratan data penduduk supaya bisa dicontoh provinsi lain.

"Saya berharap comprehensive data evacuation bisa dilakukan di Lampung agar bisa menjadi contoh bagi provinsi lain," imbuhnya.

Recent Posts

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

1 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

4 jam yang lalu

Masa Depan Indonesia Ditentukan oleh Keberanian Mengubah Paradigma Pembangunan dari Eksploitasi SDA ke Blue Economy

MONITOR, Banjarmasin - Masa depan Indonesia sangat ditentukan oleh keberanian mengubah paradigma pembangunan dari ekonomi…

5 jam yang lalu

MoU Penghentian Perang AS-Iran Dinilai Rapuh

MONITOR, Jakarta - Analisis Dunia Islam dan Timur Tengah (Timteng) Mahfuz Sidik mengatakan, seluruh negara…

6 jam yang lalu

Khitan Holiday V Jufi Hadirkan Khitan Gratis untuk Anak di Tangsel, Tebar Manfaat Saat Libur Sekolah

MONITOR, Tangsel – Momentum libur sekolah dimanfaatkan Jurnalis Filantropi Indonesia (Jufi) untuk menghadirkan aksi sosial melalui program Khitan Holiday…

9 jam yang lalu

Rakernas Evaluasi Haji, Wamenhaj Ajak Bangun Budaya Kerja Baru Demi Pelayanan Terbaik bagi Jemaah

MONITOR, Jakarta — Transformasi penyelenggaraan ibadah haji tidak hanya ditentukan oleh penyempurnaan sistem dan regulasi,…

19 jam yang lalu