MONITOR, Jakarta – Ketua Komisi IV DPR RI, Edhy Prabowo mengaku ironis dengan kebijakan impor gula oleh pemerintah ditengah kondisi menumpuknya persedian gula lokal. Tak ayal hal ini membuat para petani gula tanah air merugi.
Edhy menuturkan, saat ini gula impor sudah menguasai pasaran lokal. Bahkan, telah menyerobot para konsumen gula hasil produksi petani Indonesia.
"Sangat ironis bila gula hasil impor dapat laku di pasaran, sementara gula hasil petani kita sendiri tak laku dan menumpuk di gudang. Apalagi ada dugaan gula impor sudah menyasar konsumen gula petani, ujar Edhy dalam keterangan pers yang diterima pewarta di Jakarta, Minggu (27/8).
Edhy menambahkan, jika kondisi ini terus berlanjut, sebaiknya pemerintah menghentikan sementara kebijakan impor gula. Sehingga, gula produksi petani Indonesia tidak lenyap di pasaran.
"Kalau kondisinya terus menerus seperti ini lebih baik pemerintah jangan melakukan impor gula sebelum gula dari petani lokal laku di pasaran. Baik di sektor industri hingga kebutuhan rumahan,"
MONITOR, Pandeglang - Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Syekh Manshur Pandeglang mengapresiasi Program Beasiswa Madrasah…
MONITOR, Tashkent - Menteri Haji dan Umrah RI Mochamad Irfan Yusuf mendorong penguatan hubungan Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Kelautan dan Perikanan Prof. Dr. Ir. Rokhmin…
MONITOR, Lumajang - Upaya mencegah judi online (judol) menyasar keluarga penerima manfaat terus diperkuat hingga…
MONITOR, Bandung - LPDB Koperasi terus memperkuat tata kelola, kepastian hukum, dan mitigasi risiko dalam…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah memperkuat tata kelola investasi dengan mengintegrasikan pelayanan penggunaan Tenaga Kerja Asing…