Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

PUSAM UMM Akan Selenggarakan Workshop ‘Studi Islam Multidispliner’

MONITOR, Malang – Pusat Studi Agama dan Multikulturalisme Universitas Muhammadiyah Malang (PUSAM UMM) bersama Equal Access International mengundang siapa saja yang memiliki minat pada literasi keagamaan untuk ikut pada acara workshop “Studi Islam Multidipliner” di Swiss Bell Inn Hotel, Malang, pada Rabu-Kamis (6-7/9). 

Workshop selama dua hari ini diadakan dalam rangka mengajak para mahasiswa, dosen dan mereka yang memiliki minat pada kajian keagamaan untuk mempelajari sumber-sumber Islam klasik dengan pendekatan yang progresif.  

Direktur Riset PUSAM UMM, Nafi’ Muthohirin mengatakan, sangat jarang sebuah pusat studi keagamaan dan sosial di Indonesia saat ini yang mau memperhatikan diskursus mengenai topik-topik keagamaan dengan pendekatan hermeneutik. Jikapun ada, yang tersisa hanya pembelajaran di ruang-ruang kelas teologi, sementara di lain tempat sangatlah minim. Untuk itu, tujuan acara ini ingin memberikan gambaran tentang pendekatan akademik mengenai asal-usul Islam dan al-Qur’an itu sendiri. 

“Kita sering mengklaim bahwa pengetahuan mengenai asal-usul Islam dan al-Qur’an yang kita dapat di madrasah, pesantren atau taman pendidikan al-Qur’an dahulu itu sudah absah kebenarannya, padahal sesungguhnya ada banyak perspektif yang berbeda, dan itu juga didasarkan pada sumber-sumber akademis yang bisa dibuktikan secara ilmiah,” ungkap Nafi’. 

Kajian teks yang tersaji di acara ini nantinya, dipastikan akan memberikan cara pandang yang baru terhadap cara kita memahami sumber-sumber Islam yang progresif, kontekstual, dan relevan terhadap problem-problem kekinian.

Sementara itu, Direktur Eksekutif Equal Access International Robert John Pope menjelaskan, kursus singkat ini akan menjadi titik awal bagi muslim Indonesia untuk mempelajari satu bidang keilmuan yang paling cepat berkembang di negara-negara Barat. “Saatnya kita memulai perjalanan dalam memperoleh gambaran penelitian akademik kontemporer mengenai Islam, al-Qur’an dan konteks kekiniannya,” ujar Robert. 

Sekedar gambaran, bahwa kursus singkat ini akan dihadiri oleh narasumber-narasumber yang kompeten dalam bidang teologi. Di antaranya yaitu: Prof. Mun’im Sirry (Notre Dame University, USA dan penulis buku “Kontroversi Islam Awal”); Dr. Jusuf Rahman (UIN Syarif Hidayatullah Jakarta); Robert John Pope (Equal Access International), dan Dr. Aksin Wijaya (IAIN Ponorogo); dan Prof. Syamsul Arifin (PUSAM UMM). 

Selain itu, kegiatan ini akan dihadiri peserta dari lembaga sosial dan universitas di berbagai negara, seperti Australia, USA, Norwegia, Malaysia dan lainnya. Untuk itu, kami mengundang bagi siapa saja yang memiliki minat pada kajian ini untuk turut serta dan berbagi pikiran dalam kegiatan ini.

Recent Posts

Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji; Digital, Bergizi dan Terukur

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

12 jam yang lalu

Kementan-Kemdiktisaintek Akselerasi Riset Kampus jadi Senjata Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…

12 jam yang lalu

Puan Dorong Adanya Antisipasi dan Pengetatan Cegah RI Jadi Sarang Judi Online

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekanankan pentingnya antisipasi untuk mencegah Indonesia menjadi…

13 jam yang lalu

Pemerintah Diminta Antisipasi Nilai Tukar Rupiah yang Kian Terpuruk

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

13 jam yang lalu

Buka Masa Sidang DPR, Puan Sampaikan Dukacita untuk Korban Kecelakaan Kereta-Bus Hingga Belasungkawa Bagi Praka Rico

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pembukaan masa sidang DPR RI. Saat…

16 jam yang lalu

Waka Komisi IV DPR Soroti Kelangkaan BBM yang Buat Angkutan Distribusi Pupuk Subsidi Terhambat

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyoroti kelangkaan Bahan…

16 jam yang lalu