Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Menhub Dorong Pelindo II Lakukan Percepatan Pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-Api

MONITOR, Palembang – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menyampaikan akan mendorong PT. Pelindo II untuk segera melakukan peningkatan kerjasama (dengan pihak investor) untuk percepatan pengembangan Pelabuhan Tanjung Api-api . Hal ini disampaikan Menhub Budi dalam melakukan kegiatan peninjauan Pelabuhan Tanjung Api-api, Sabtu (26/8).

"Agar jangan sampai kehilangan momentum percepatan pengembangan pelabuhan Tanjung Api-api dan untuk tidak saling menunggu antara investasi terlebih dahulu atau pembangunan," ucap Menhub Budi.

Selanjutnya Menhub Budi mengatakan kawasan Pelabuhan Tanjung Api-api saat ini masih ditemukan beberapa kendala.

"Seperti kedalaman kolam yang dangkal, rata-rata 4-5m tergantung pasang surut air, sedimentasi di sekitar dermaga dan jalan akses yang belum beraspal," urai Menhub.

Dalam peninjauannya tersebut Menhub menjelaskan ada dua solusi alternatif pengembangan Tanjung Api-api, pertama dilakukan pengerukan hingga berkedalaman maksimal -10 m LWS.

"Alternatif kedua yaitu keberanian membangun. Harus berani melakukan pembangunan pelabuhan di Terminal Tanjung Carat yang lokasinya berada 15 kilometer dari Tanjung Api-api," jelas Menhub.

Untuk itu Menhub meminta PT. Pelindo II dan PT. KEK (Kawasan Ekonomi Khusus) untuk membahas masalah percepatan pembangunan pelabuhan Tanjung Api-api.

"Saya memberikan kesempatan untuk melakukan FS (Feasibility Study) dalam satu bulan ke depan dan melaporkannya paling lambat dua bulan ke depan, serta saya menunjuk Direktur Kepelabuhanan Ditjen Perhubungan Laut sebagai peninjau," tutup Menhub.

Pelabuhan Tanjung Api-api terletak di kota Banyuasin, Sumatera Selatan. Pelabuhan yang kepengelolaannya di bawah UPT Teknis KSOP Kelas II Palembang dimaksud merupakan pelabuhan Pengumpul yang memiliki panjang dermaga (50 x 20) m2 dengan kedalaman dermaga -3,5 m LWS. Pelabuhan Tanjung Api-api saat ini mampu menampung kapal dengan bobot 464 GRT

Pembangunan Pelabuhan Tanjung Api-api ini sudah mendapatkan izin lingkungan AMDAL dari APBD 2004 Prov. Sumatera Selatan, RIP dari APBD tahun 2013 prov Sumatera Selatan dan SID dari APBD tahun 2008 prov. Sumatera Selatan.

Adapun pembangunan Tahun 2017 dilakukan melalui APBN, untuk kegiatan penyelesaian lapangan penumpukan dan jalan menuju dermaga. Adapun posisi saat ini sedang dilakukan mobilisasi material tiang pancang dan besi beton serta pematangan lahan untuk jalan.

Pelabuhan Tanjung Api-api dibangun untuk melayani komoditas batubara dan diperkirakan Tahun 2017 ini siap untuk dioperasionalkan.

Turut hadir dalam kunjungan kerja kali ini Sekretaris Jenderal Sugihardjo, Direktur Utama PT Pelindo II, Elvyn G Masassya, Sekretaris Daerah Pemprov Sumatera Selatan, Nasrun Umar.

Recent Posts

Komisi IV DPR RI Dukung Penguatan Laboratorium Veteriner Kementan untuk Antisipasi Dampak El Nino pada Subsektor Peternakan

MONITOR, Banjarbaru – Komisi IV DPR RI mendukung langkah Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memperkuat kesiapsiagaan subsektor…

15 menit yang lalu

Wamenhaj: ASN Kemenhaj Harus Jaga Integritas, Hentikan Praktik Menjadikan Jemaah sebagai Komoditas

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan bahwa seluruh aparatur Kementerian…

20 menit yang lalu

JPPI: SPMB 2026 Masih Gagal Menjamin Hak Pendidikan Anak

MONITOR, Jakarta – Pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2026 kembali menuai kritik. Jaringan Pemantau…

11 jam yang lalu

Kampanye Produk Dalam Negeri, Kemenperin Ajak Masyarakat Pakai Peralatan Sekolah Lokal

MONITOR, Jakarta - Menyambut tahun ajaran baru 2026/2027, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mengajak masyarakat untuk semakin…

14 jam yang lalu

Gus Hery Silaturahim ke Murid Langsung KH Hasyim Asy’ari, Mohon Doa Restu Ikhtiar Maju sebagai Ketua Umum PBNU

MONITOR, Bangka Belitung – Suasana hangat dan penuh kekhidmatan menyelimuti kediaman Mbah Sarmidi Mangunwilogo Cokrodiningrat,…

15 jam yang lalu

Komisi II DPR Sebut RUU Adminduk Pertegas Transformasi Layanan, NIK Akan Jadi Identitas Tunggal

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI Muhammad Khozin mengungkap bahwa Rancangan perubahan UU…

17 jam yang lalu