Categories: HUMANIORAPENDIDIKAN

KWI Bantah Dukung Kebijakan Sekolah Lima Hari Kemdikbud

MONITOR, Jakarta – Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mendatangi Konferensi Waligereja Indonesia (KWI) sekaligus melakukan pertemuan dengan Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo pada Jumat (25/8/2017) lalu.

Setelah pertemuan tersebut kemudian ramai diberitakan bahwa KWI mendukung program penguatan pendidikan karakter melalui sekolah lima hari yang banyak ditolak elemen masyarakat khususnya warga Nahdliyin (NU).

Menyikapi pemberitaan tersebut,
Melalui sebuah siaran pers pihak KWI memberi klarifikasi dalam beberapa poin terkait anggapan KWI mendukung Permendikbud 23 Tahun 2017. 

"Memang benar terjadi petermuan antara KWI dengan Mendikbud pada tanggal 25 Agustus 2017 di Kantor KWI, Gondangdia, Jakarta Pusat dan kami mengapresiasi inisiatif Mendikbud untuk menginisasi pertemuan tersebut," terang Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Susatyo melalui siaran pers yang diterima, Minggu (27/8).

 Menurut Ignatius, pertemuan yang berlangsung selama kurang lebih satu jam itu membahas mengenai penguatan pendidikan karakter. Menteri Muhadjir Effendy mengapresiasi sekolah-sekolah Katolik yang mempunyai budaya pendidikan karakter yang kuat. Ia juga menyatakan ingin menimba inspirasi dari pola pendidikan yang diterapkan sekolah-sekolah Katolik.

Ignatius menegaskan bahwa sekolah-sekolah Katolik memberi prioritas kepada pendidikan karakter dengan nilai-nilai yang sejalan dengan Pancasila. KWI juga menegaskan tradisi yang teeus dipertahankan adalah tradisi 'live in' untuk membentuk kepekaan sosial dan moral peserta didik. 

"Oleh karena itu KWI mengapresiasi visi dan misi Kemendikbud untuk penguatan pendidikan karakter yang sejalan dengan visi dan misi pendidikan Katolik. KWI juga merasa bersyukur karena melalui pertemuan itu bisa mencerahkan visi dan misi penguatan pendidikan karakter oleh Kemendikbud dengan lima nilai utama yakni religius, nasionalis, kemandirian, integritas, dan gotong-royong," ujarnya.

Menurutnya, secara tegas KWI tidak pernah menyatakan mendukung kebijakan sekolah lima hari tersebut.

"Ada beberapa hal yang disampaikan Uskup Agung Jakarta menanggapi kebijakan itu, yang pertama adalah Kemendikbud tidak diwajibkan bagi semua sekolah di Indonesia.
Namun nyatanya banyak sekolah yang sudah menerapkan kebijakan itu.
Lalu Mgr Ignatius Suharyo meminta daerah-daerah pedalaman dengan medan yang sangat berbeda jangan disamakan dengan Jakarta dalam penerapan kebijakan tersebut," tegasnya. 

Lebih lanjut, Ignatius menilai tidak ada pesan mendukung dalam pesan-pesan yang disampaikan Uskup Agung Jakarta tersebut. Bahkan ia menilai kebijakan tersebut masih perlu melalui banyak proses penjernihan dalam beberapa bagiannya.

"KWI pada prinsipnya mendukung kebijakan pemerintah yang substansinya adalah mendorong terwujudnya tujuan pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan bangsa. Khususnya yang berdekatan dengan visi pendidikan dan pendidikan karakter yang menjadi tujuan utama pertemuan itu," pungkas Ignatius

Recent Posts

Wajah Baru Layanan Konsumsi Haji; Digital, Bergizi dan Terukur

MONITOR, Makkah - Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab…

12 jam yang lalu

Kementan-Kemdiktisaintek Akselerasi Riset Kampus jadi Senjata Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Bogor - Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP)…

12 jam yang lalu

Puan Dorong Adanya Antisipasi dan Pengetatan Cegah RI Jadi Sarang Judi Online

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menekanankan pentingnya antisipasi untuk mencegah Indonesia menjadi…

13 jam yang lalu

Pemerintah Diminta Antisipasi Nilai Tukar Rupiah yang Kian Terpuruk

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyoroti nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika…

13 jam yang lalu

Buka Masa Sidang DPR, Puan Sampaikan Dukacita untuk Korban Kecelakaan Kereta-Bus Hingga Belasungkawa Bagi Praka Rico

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin pembukaan masa sidang DPR RI. Saat…

16 jam yang lalu

Waka Komisi IV DPR Soroti Kelangkaan BBM yang Buat Angkutan Distribusi Pupuk Subsidi Terhambat

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman menyoroti kelangkaan Bahan…

16 jam yang lalu