MONITOR, Bandung – Konsultan politik Presiden Joko Widodo saat Pilpres 2014, Eep Saefulloh Fatah resmi menjadi komando strategi Partai Amanat Nasional (PAN) pada Pilkada serentak dan Pilpres mendatang.
Sekretris Jenderal PAN, Eddy Soeparno mengungkapkan partainya telah melakukan kontrak kerjasama dengan lembaga konsultan politik, Polmark milik Eep untuk menghadapi musim Pemilu mendatang.
"Sekarang PolMark menjadi pendamping politik PAN," ujar Eddy di Bandung, Jawa Barat, Selasa (22/8).
Namun, masih belum diketahui nilai kontrak kerjasama antara PAN dengan lembaga yang sukses saat memenangkan Joko Widodo dan Anies Baswedan-Sandiaga Salahudin Uno itu.
Eddy berdalih, besaran nilai kontrak tersebut telah dihitung berdasarkan azas manfaat keberlangsungan PAN dalam menghadapi Pemilu. "Kami hitungnya berdasarkan antara biaya dengan manfaat," tegas Eddy.
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…