MONITOR Adana – Pesawat tanpa awak MQ-1 Predator milik Amerika Serikat (AS) jatuh disebuah ladang setelah meninggalkan Pangkalan Udara Incirlik , Turki, Senin (21/8). Jatuhnya pesawat atau drone tersebut hanya berselang tiga hari setelah Predator lain jatuh setelah lepas landas dari lapangan terbang yang sama.
Pesawat yang mencoba terbang itu ditemukan di sebuah ladang yang berjarak 200 mil sebelah timur Adana Turki, ditemukan oleh Polisi dan personil Angkatan Udara AS.
"Angkatan Udara AS dan personil Turki bekerja bahu membahu untuk menjaga agar warga setempat tetap aman dan memulihkan pesawat," kata Kolonel Michael Rimsky dalam sebuah pernyataan seperti dikutip Sputnik, Rabu (23/8).
Tidak ada korban dalam kecelakaan yang terjadi 18 dan 21 Agustus itu.
MONITOR, Sukabumi - Kementerian Pertanian (Kementan) terus memasifkan langkah strategis dan pendampingan lapangan guna memitigasi…
MONITOR, Jakarta — Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Kementerian Koperasi menghadirkan coaching clinic koperasi dalam kegiatan “Heritage in Motion:…
MONITOR, Bogor – Guru Besar IPB University, Prof. Yuli Retnani, menyoroti ketimpangan yang dinilai semakin tajam…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan apresiasi atas bantuan Pemerintah Uni Emirat Arab melalui Zayed…
MONITOR, Bekasi — Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor memfasilitasi dialog antara manajemen PT Multistrada Arah…
MONITOR, Jakarta — Pemerintah bergerak cepat menjaga keberlangsungan usaha peternak ayam petelur rakyat di tengah fluktuasi…