MONITOR, Jakarta – Pembangunan apartemen khusus wakil rakyat akhirnya dibatalkan. Hal itu disampaikan Ketua DPR Setya Novanto di Gedung Nusantara III, Senayan, Jakarta.
Novanto menyatakan, pembangunan tersebut dibatalkan mengingat kondisi rumah dinas DPR di Kalibata dan Ulu Jami masih terbilang layak fungsi atau representatif.
"Kami sudah putuskan secara bersama bahwa membangun atau menyewa apartemen tidak perlu, keputusan itu sudah final," ujar Novanto kepada awak media, Selasa (22/8).
Terlebih Novanto menjelaskan, apabila rumah dinas di Kalibata dan Ulu Jami dikembalikan ke Kementerian Sekretariat Negara, maka prosesnya akan lebih panjang.
"Itu harus melalui proses nanti disampaikan dulu di Setneg, belum lagi proses-proses lain yang sangat panjang. Rumah Jabatan di Ulu Jami dan Kalibata masih layak bagi anggota DPR," jelasnya.
Terkait pembatalan pembangunan apartemen, Novanto menyatakan sedang membangun komunikasi dengan Ketua Tim Pembangunan, Fahri Hamzah, dan Wakil Ketua DPR, Fadli Zon.
MONITOR, Medan - Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, dan dinamika…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) terus memperkuat transformasi layanan kesehatan haji melalui kolaborasi lintas sektor.…
MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) meminta Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri bersama…
MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menemui ratusan pengemudi ojek…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai langkah Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia mengusulkan perubahan komposisi pembiayaan dalam Biaya…