Categories: EKONOMIKEUANGAN

Peluncuran Gerakan Indonesia Cerdas Finansial

MONITOR, Jakarta – Syamsi Dhuha Foundation (SDF) melalui unit usahanya Financial Wisdom meluncurkan kampanye edukasi publik ‘Gerakan Indonesia Cerdas Finansial (GICF) untuk membangun kesadaran dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya literasi keuangan di Jakarta, Selasa (22/8/2017). 

Menurut Pendiri SDF dan Financial Wisdom, Eko P. Pratomo, GICF merupakan kampanye publik untuk membangun kesadaran dan mengedukasi masyarakat Indonesia tentang pentingnya literasi keuangan. Eko berharap jika masyarakat Indonesia miliki kecakapan dalam kelola keuangannya, diharapkan berdampak pada kesejahteraan hidup. GICF bertujuan mendorong literasi keuangan Indonesia menjadi 36% dan inklusi keuangan Indonesia menjadi 75% pada tahun 2019 sejalan dengan misi OJK.

“Jika masyarakat Indonesia miliki kecakapan dalam kelola keuangannya, diharapkan berdampak pada kesejahteraan hidup,” kata Eko.

Untuk diketahui, data dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyebutkan bahwa indeks literasi keuangan di Indonesia hanya 29,66% dari total populasi dengan indeks inklusi keuangan 67,82%. Angka tersebut masih rendah jika dibandingkan dengan negara lain di ASEAN seperti Thailand (78%), Malaysia (81%) dan Singapura 96%. GICF sendiri tegas Eko bertujuan mendorong literasi keuangan Indonesia menjadi 36% dan inklusi keuangan Indonesia menjadi 75% pada tahun 2019 sejalan dengan misi OJK.

“Sejak kecil kita belajar bagaimana caranya mencari uang tetapi tidak belajar bagaimana cara mengelolanya, sehingga mengakibatkan gaya hidup konsumtif, rendahnya rasio menabung, rendahnya rasio investasi pasar modal, pengeluaran lebih besar dari pendapatan, terjebak investasi bodong, tidak mempersiapkan dana kebutuhan masa depan. Kondisi tersebut melandasi lahirnya Financial Wisdom yang dalam perkembangannya meluncurkan GICF sebagai upaya membangun kesadaran sekaligus mengedukasi masyarakat secara masif mengenai pentingnya literasi keuangan dengan wisdom spiritualitas,” papar Eko.

 

Recent Posts

Menteri Agama Lantik Dirjen Pesantren Pertama dan Empat Rektor PTKN

MONITOR, Jakarta – Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar melantik Direktur Jenderal (Dirjen) Pesantren pertama serta empat…

42 menit yang lalu

Kemnaker: UU PPRT Perjelas Hak dan Kewajiban Pekerja Rumah Tangga

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menegaskan bahwa Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2026 tentang Pelindungan Pekerja…

2 jam yang lalu

Kemenhaj Luncurkan Hotline Pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan Umrah” untuk Perkuat Perlindungan Jemaah

MONITOR, Jakarta — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meluncurkan hotline pengaduan “Bongkar Mafia Haji dan…

4 jam yang lalu

Menag Raih Penghargaan Bali Top Hospitality Leader in Religious Tourism Development

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mendapat penghargaan di bidang pengembangan pariwisata keagamaan. Menag…

6 jam yang lalu

Menhaj: Tantangan Haji 2027 Lebih Berat, Kemenhaj Tak Boleh Berpuas Diri

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) Mochamad Irfan Yusuf mengingatkan jajaran Kementerian Haji…

7 jam yang lalu

Pemerintah Serahkan DIM RUU Pelindungan Ketenagakerjaan kepada DPR

MONITOR, Jakarta — Pemerintah menyerahkan Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) terhadap Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Pelindungan…

7 jam yang lalu