Categories: NASIONALPEMERINTAHAN

Mendagri klaim layanan pembuatan e-KTP tidak dipersulit

MONITOR, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tjahjo Kumolo memastikan kalau pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tidak akan mempersulit warga yang ingin mendapatkan KTP Elektronik. Menurut Tjahjo, jika masih dijumpai adanya kendala, dipastikan kalau hal tersebut hanya sebagian kecil saja.

Pemerintah menurut Tjahjo melayani 261 juta penduduk pasti dijumpai kendala dalam pelayanan administrasi kependudukan seperti jarak yang jauh, jaringan komunikasi data yang sering kali tidak stabil, peralatan perekaman banyak yang rusak dan spesifik lokasi.

“Saat ini Ditjen Dukcapil sampai tingkat daerah terus melakukan pembenahan untuk mengatasi berbagai kendala tersebut. Di daerah saya sudah mengintruksikan untuk jemput bola,” kata Tjahjo dalam keterangan tertulisanya kepada wartawan, Senin (21/8).

Dengan adanya jemput bola ini kata Tjahjo masyarakat tidak perlu menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan pelayanan. Jaringan komunikasi lanjutnya, telah ditangani oleh PT Telkom dan sedang diupayakan adanya Perpres Penugasan.

“Untuk peralatan, dengan Permendagri No. 33 Tahun 2017 sudah memungkinkan dipenuhi melalui APBD. Dinas dukcapil akan melayani permintaan dari instansi, RT, RW, Desa/Kelurahan untuk jemput bola yang disepakti waktunya,” ujarnya.

Tjahjo juga meminta agar persyaratan yang cendrung memberatkan masyarakat harus dilakukan penyederhanaan. Seperti pembuatan KTP-el cukup menunjukkan Kartu Keluarga (KK) tidak perlu lagi pengantar RT, RW, Desa, Dusun, Kecamatan.

“Pelayanan adminstrasi kependudukan lainnya juga harus dilakukan penyederhanaan, sambil secara bertahap menyesuaikan regulasi,” pintanya.

Ketersediaan blanko KTP-el pada awal sepetember 2017 sudah tersedia 7,5 juta dan pengadaan berikutnya 11.4 juta akan disediakan pada tahun berikutnya sehingga, diperkirakan cukup untuk akhir 2018.

“Begitu selesai cetak langsung kita kirim ke daerah seluruh Indonesia sesuai permintaan dan kebutuhan secara merata,” tegasnya.

Kemendagri kata Tjahjo menargetkan akhir tahun 2017 penduduk yang sudah memenuhi syarat mempunyai KTP sudah mendapatkannya kartu identitas tersebut. Dirinya juga meminta agar masyarakat proaktif untuk merekam datanya baik yang baru maupun data ulang.

“Ini penting, karena masih ada warga yang mempunyai data ganda atau lebih dari satu KTP,” ujarnya.

Recent Posts

Indonesia Tandatangani Tujuh MoU pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…

30 menit yang lalu

Jasamarga Transjawa Gelar Sosialisasi dan Edukasi Kendaraan ODOL di Ruas Jakarta–Cikampek

MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi…

40 menit yang lalu

Panglima TNI Perkuat Kerja Sama Strategis dengan Panglima Angkatan Bersenjata Thailand

MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan atau Courtesy Call (CC) Panglima…

1 jam yang lalu

Kemnaker dan BPD HIPMI Jaya Teken Kesepahaman Bersama untuk Tingkatkan Keterampilan Tenaga Kerja

MONITOR, Jakarta – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) dan Badan Pengurus Daerah (BPD) Himpunan Pengusaha Indonesia (HIPMI)…

1 jam yang lalu

Layar 100 Inch di Rumah? Ini 3 TV EQLED yang Layak Dipinang

MONITOR - Memiliki TV ukuran besar untuk ruang keluarga sangat tepat apabila Anda ingin membuat…

1 jam yang lalu

Panglima TNI Didesak Tertibkan Oknum yang Diduga Intervensi Penyidikan Korupsi di Polda Metro Jaya

MONITOR, Jakarta — Indonesia Police Watch (IPW) mendesak Panglima TNI segera mengambil langkah tegas terhadap oknum…

2 jam yang lalu