Categories: HUKUMNASIONAL

ICJR: Lemahnya Perlindungan Wishtleblower di Indonesia

MONITOR, Jakarta – Pelapor atau  Whistleblower adalah salah satu pendukung penting dalam penegakan hukum pidana, oleh sebab itu perlindungan terhadap mereka harus diberikan oleh negara.

Mencermati perlindungan terhadap wishtleblower, Institute for Criminal Justice Reform (ICJR) menilai saat ini di Indonesia perlindungannya masih sangat lemah. Dimana masih dijumpai beberapa pelapor kasus korupsi yang malah terancam serangan balik hukum pidana karena laporan mereka sendiri.

"Saat ini ICJR masih memonitor situasi dua pelapor korupsi yang seharusnya berada dalam perlindungan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) namun bernasib nahas, karena mereka terancam masuk ke dalam jeruji penjara," kata Direktur Eksekutif ICJR Supriyai Widodo Eddyono, Senin (21/8).

Kasus-kasus yang dimonitor ICJR, lanjut Supriyadi, salah satunya yakni kasus Stanly Ering, yang terancam dipenjara lantaran mengadukan dugaan korupsi di Universitas Negeri Manado (Unima) ke Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara dan KPK 2011 lalu. Mulanya Stanly membuka kasus dugaan korupsi yang dilakukan Rektor Unima Philotus, dimana kemudian Stanly dilaporkan balik dan didakwa dengan pasal 311 KUHP.

Stanly diputus bersalah pada 8 Maret 2012 dan pada 23 Juli 2013 Hakim Kasasi tetap menghukum Stanly 5 bulan penjara.

Kasus Stanly dan yang lainnya, ujar Supriyadi, penjadi pengingat agar LPSK segera mengaktifkan kembali perlindungan dan pendampingan wishtleblower. Dengan begitu tidak ada alasan bagi LPSK unuk menunda-nunda perlindungan bagi pelapor korupsi.

"Situasi ini menunjukkan kepada publik bahwa menjadi wishtleblower atau pelapor di Indonesia dapat merugikan pribadi dan keluarga, karena sangat rentan atas pembalasan dan minim perlindungan negara, ICJR sangat khawatir kasus-kasus seperti ini akan menyurutkan langkah para calon wishtleblower dan para pelapor, khususnya dalam kasus  korupsi di Indonesia," pungkas Supriyadi.

Recent Posts

Kenaikan Yesus Kristus 2026, Menag Ajak Umat Perkuat Harmoni dan Semangat Kebersamaan

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengucapkan selamat memperingati Hari Raya Kenaikan Yesus Kristus…

2 jam yang lalu

Jazuli Usulkan Sejumlah Penguatan Substansi dalam RUU Satu Data Indonesia

MONITOR, Jakarta - Panitia Kerja (Panja) Penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Satu Data Indonesia (SDI)…

6 jam yang lalu

Presiden Prabowo Instruksikan Penurunan Suku Bunga PNM Mekaar Hingga di Bawah 9 Persen

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan agar suku bunga program Permodalan Nasional Madani (PNM)…

8 jam yang lalu

Cegah Keraguan Publik, Komisi X Tegaskan BPS Harus Sajikan Data Faktual

MONITOR, Surakarta - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati memberikan catatan kritis…

9 jam yang lalu

Kementerian UMKM Apresiasi KSP Guna Prima Dana, Dinilai Jadi Contoh Koperasi Penyalur KUR Nasional

MONITOR, Badung - Wakil Menteri UMKM, Helvi Yuni Moraza melakukan kunjungan kerja ke Koperasi Simpan…

11 jam yang lalu

Akad Massal KUR 1.000 UMKM Kreatif Bali, Pemerintah Perluas Akses Pembiayaan dan Digitalisasi

MONITOR, Bali – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat…

12 jam yang lalu