MONITOR, Jakarta – Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Muhammad Hanif Dhakiri mengungkapkan, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) di Indonesia dalam dua tahun terakhir terus menurun. Tepatnya dari angka 5,50 persen pada Februari 2016 menjadi 5,33 pada Februari 2017.
Menurut Politikus PKB tersebut, Capaian itu merupakan yang terendah sejak bangsa Indonesia memasuki era reformasi.
"Namun, penurunan tingkat pengangguran tersebut hendaknya tidak cukup dan membuat puas diri, karena masih banyak tantangan yang dihadapi. Di antaranya, produktivitas tenaga kerja yang belum memuaskan karena penduduk yang bekerja masih kurang kualitas," kata Hanif saat menjadi Inspektur Upacara HUT ke-72 Kemerdekaan RI di kantor Kemnaker, Jakarta, Kamis (17/8).
Pengangguran terbuka adalah angkatan kerja yang sama sekali tidak mempunyai pekerjaan. Pengangguran ini terjadi karena angkatan kerja tersebut belum mendapat pekerjaan padahal telah berusaha secara maksimal atau dikarenakan faktor malas mencari pekerjaan atau malas bekerja.
Menurut Hanif, tantangannya selain itu adalah kualitas SDM karena angkatan kerja Indonesia masih banyak yang harus ditingkatkan kompetensinya karena pendidikan SMP ke bawah masih mencapai 60,39 persen.
Pekerjaan rumah lainnya adalah mendorong perwujudan pekerjaan-pekerjaan yang layak serta peningkatan kesejahteraan pekerja
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Benny K Harman mendukung pengusutan 3 kasus…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IX DPR RI, Netty Prasetiyani Aher menyoroti insiden meninggalnya seorang…
MONITOR, Jakarta - Organisasi kepemudaan Pemuda Banten Bersatu menyampaikan pernyataan sikap terkait upaya pengusutan kasus…
MONITOR, Jakarta - Pemerintah Republik Indonesia terus mendorong perluasan jaringan pasar industri domestik ke kancah…
MONITOR, Bekasi – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) bersama Kepolisian dan Dinas Perhubungan Kabupaten Bekasi…
MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto menerima kunjungan kehormatan atau Courtesy Call (CC) Panglima…